Terduga Pencuri Berondolan Masih di Bawah Umur,Polsek Bandarpulau Gelar Sidang Diversi

Terduga Pencuri Berondolan Masih di Bawah Umur,Polsek Bandarpulau Gelar Sidang Diversi

0 4

Kisaran, detikglobalnews.com  – Polsek Bandar Pulau Polres Asahan Polda Sumut menggelar sidang diversi atas terduga pelaku berisial AD yang masih di bawah umur warga Kecamatan Rahuning, karena diduga mencuri berondolan sawit milik PT SSL Kebun Pulau Maria, bertempat di Aula Polsek Bandar Pulau, Sabtu(11/09) Siang kemarin.

Sidang diversi tersebut dihadiri oleh Kapolsek AKP Ali Yunus Siregar, Kanit Reskrim IPDA Erlyanto, Penyidik Pembantu AIPDA AF. Lubis, Alex Margolang (KPAI ), Harianto (Kades Batu Enam) Tahan Simanjuntak SH (Penasehat Hukum), Iswadi (Karyawan PT SSL), AD ( Anak Bermasalah Hukum), Riswan ( Kadus Batu Enam) serta Orang Tua Kandung terduga.

Kapolsek Bandar Pulau AKP Ali Yunus Siregar Saat dikonfirmasi pada hari Minggu Sore (12/09) menjelaskan,sidang diversi tersebut digelar sehubungan terjadinya pencurian berondolan buah kelapa sawit seberat lebih kurang 15 kg, milik PT.SSL Kebun Pulau Maria. Peristiwa terjadi pada hari Selasa tanggal 31 Agustus 2021 pukul 14.23 wib di Divisi l Blok JO6F Kebun Pulau Maria PT SSL Kec. Rahuning Kab. Asahan yang dilakukan oleh terduga berinisial AD yang masih berumur 14 tahun.

Konsep ini adalah mengalihkan proses pidana di luar pengadilan dengan menganut prinsip-prinsip Restorative Justice agar menjauhkan anak dari proses peradilan,” ujarn kapolsek.

Kapolsek menguraikan konsep diversi pada dasarnya mengedepankan prinsip “win-win solution”, tidak ada yang dirugikan dan diuntungkan dalam kasus ini. Tujuannya adalah menjunjung prinsip-prinsip musyawarah untuk mufakat seperti nilai falsafah kehidupan luhur Bangsa Indonesia.

Diversi ini hanya berlaku satu kali, kalau besok Terduga berinisial “AD” melakukan perbuatan yang melanggar hukum (pidana),maka tidak ada lagi haknya untuk melakukan diversi”, tegas Kapolsek.

Hasil persidangan menyatakan terduga masih dibawah umur, maka sesuai amanat Undang undang, terduga berinisial “AD”tidak ditahan dan diberikan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) ,sebut Kapolsek.

Sementara itu Iswadi yang merupakan perwakilan PT SSL Kebun Pulau Maria juga menyetujui hasil sidang diversi tersebut dengan tidak harus menahan terduga karena masih dibawah umur.

Kapolsek Ali Yunus Siregar menambahkan, selama proses persidangan di versi berlangsung semua peseta tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) guna mencegah Penularan covid-19.(Rusli E Sitorus)

Leave A Reply

Your email address will not be published.