Setelah Diproses, Dua Anggota DPRD Natuna di Ambil Sumpah Dan Janji PAW Sisa Jabatan 2019 – 2024

19
Suasana rapat paripurna pengambilan sumpah dan janji PAW dua anggota DPRD Natuna sisa jabatan tahun 2019 – 2024 di ruang rapat paripurna DPRD Natuna, Selasa 08/08/2023

Detikglobalnews.com, Natuna – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna menggelar paripurna dengan agenda pengucapan sumpah dan janji Pengganti Antar Waktu (PAW) dua Anggota DPRD Natuna tahun jabatan 2019 – 2024.

Acara pengambilan Sumapah PAW Dua Angggota DPRD Natuna tersebut berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Natuna, Jalan Yos Soedarso, Batu Hitam, Kabupaten Natuna, Selasa (08/08/2023).

Kedua anggota DPRD Natuna yang diganti itu yakni Andes Putra (Mantan Ketua DPRD Natuna) dari Fraksi PAN dan Junaedi Anggota DPRD Natuna dari Fraksi Partai Hanura.

Andes Putra diganti dengan Jauharis Ibro alias Awe, sedangkan Junaedi digantikan oleh Surayanti Asri L. Kedua orang pengganti ini merupakan Caleg dengan suara terbanyak kedua di Daerah Pemilihannya (Dapil) masing-masing.

Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar saat megambil dua PAW anggota DPRD Natuna Jauharis Ibro dan Surayanti Asri L

Proses pergantian kedua anggota DPRD ini ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji Pengantian Antar Waktu oleh Ketua DPRD Natuna dan pembacaan surat pemberhentian dari Gubernur Kepri atas nama Presiden RI yang dibacakan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Natuna, Edi Priyoto Zaman.

Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar memimpin langsung paripurna tersebut dengan didampingi Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah dan Wakil Ketua II DPRD Natuna, Jarmin Sidik serta dihadiri oleh mayoritas Anggota DPRD Natuna.

Paripurna ini juga dihadiri oleh Bupati Natuna, Wakil Bupati Natuna, unsur FKPD, OPD, KPU, Bawaslu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan dan sejumlah perwakilan Parpol.

“Berdasarkan Tatib dan Mekanisme Dewan, rapat ini dinyatakan Korum dan dapat dilanjutkan serta terbuka untuk umum,” kata Amhar mengetuk palu.

Ia menjelaskan, penggantian anggota DPRD ini dilaksanakan melalui beberapa proses yang dimulai dari proses pengusulan pergantian anggota dari Partai Bersangkutan.

Setelah usulan itu masuk ke DPRD, kemudian DPRD bersurat kepada KPU Natuna untuk memberikan rekomendasi calon pengganti. Setelah rekomendasi diterima, DPRD melayangkan surat ke Gubernur Kepri melalui Bupati Natuna untuk mendapatkan surat keputusan pemberhentian dan penetapan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD.

“Kedua anggota DPRD ini diganti karena yang bersangkutan berhenti,” jelas Daeng Amhar seraya mempersilahkan pembawa acara mengatur jalannya acara.

Terlihat para tamu undangan menyaksikan penampilan sumpah dan janji PAW dua anggota DPRD Natuna

Rangkaian paripurna kemudian dilanjutkan dengan pembacaan SK Gubernur Kepri atas nama Presiden RI tentang pemberhentian dua Anggota DPRD Natuna dan keputusan pengangkatan dua orang penggantinya.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji pengganti anggota DPRD Natuna.

Secara umum acara ini berjalan aman, tertib dan lancar sesuai dengan mekanisme yang berlaku di Dewan.

Selesainya acara pemgambilan sumpah dan pelantikan dilanjutkan dengan mengucapkan selamat dan salam kepada Dua Anggota DPRD Natuna yang baru di lantik menjadi anggota DPRD masa jabatan tahun 2019- 2024 dan selanjutnya mengadakan sesi photo bersama.(man)