Rapat Paripurna DPRD Trenggalek Jawaban Bupati Atas PU Fraksi-Fraksi: Isu Rusaknya Infrastruktur Jadi Sorotan

Rapat Paripurna DPRD Trenggalek Jawaban Bupati Atas PU Fraksi-Fraksi: Isu Rusaknya Infrastruktur Jadi Sorotan

10
Caption Foto: Sidang Paripurna DPRD Trenggalek Jawaban Bupati atas pandangan umum Fraksi-fraksi atas Raperda APBD tahun 2024 dan Raperda tentang Pajak daerah dan retribusi daerah.

 

Trenggalek, Detikglobalnews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Trenggalek kembali menggelar acara rapat Paripurna dengan agenda.

1.Jawab Bupati atas pandangan umum Fraksi-fraksi atas Raperda APBD tahun 2024 dan Raperda tentang Pajak daerah dan retribusi daerah.

2. Pembentukan panitia khusus (pansus) dalam rangka pembahasan Raperda tentang pajak daerah dan retribusi daerah.

Pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Trenggalek atas rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun 2024, telah diindahkan oleh Saudara Bupati dengan tetap berpegang pada APBD tahun 2023. Tentu semua itu secara teknis akan diperdalam melalui sidang masing-masing komisi. Soal sikap DPRD akan ditentukan dalam pandangan umum nantinya, Ungkap Samsul Anam ketua DPRD usai rapat paripurna kepada sejumlah awak media, Senin 18/9/23

Sidang Paripurna bertempat di gedung Graha Paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek, Senin 18 September 2023 yang dibuka untuk umum oleh pimpinan rapat yaitu Samsul Anam.

Samsul Anam Ketua DPRD Trenggalek menyampaikan, bahwa rapat Paripurna rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD Tahun 2024 ini diprioritaskan pada infrastruktur yang rusak. Peningkatan mutu dan kualitas harus menjadi prioritas.

“Kombinasi atau paduan unsur (Sinergitas) antara Eksekutif dan Legislatif tentu menjadi dasar, mengingat PU fraksi-fraksi di APBD 2024 memprioritaskan terhadap penanganan infrastruktur yang rusak,” jelas Samsul Anam.

Samsul menegaskan isu terkait infrastruktur yang mengalami kerusakan menjadi perhatian atas PU fraksi-fraksi, tindakan perbaikan dan peningkatan mutu harus menjadi prioritas. Hal tersebut akan menjadi bagian utama dari pembahasan APBD tahun 2024 di sidang komisi.

“Mengingat Infrastruktur utama jalan merupakan faktor utama untuk akses ekonomi, yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ucap Samsul

Lebih lanjut Samsul Anam mengatakan untuk soal penanganan kemiskinan ekstrim ini juga menjadi isu kita merujuk dari program presiden untuk tahun 2024 penanganan kemiskinan ekstrim harus tuntas.

“Untuk pendapatan tahun ini APBD Trenggalek mulai ada peningkatan dari berbagai sumber, baik dari pendapatan asli daerah (pad) dan dari pusat,” terangnya

Samsul menambahkan intinya DPRD Trenggalek berkomitmen untuk menjaga stabilitas keuangan daerah, memastikan alokasi anggaran yang tepat untuk berbagai sektor, serta memperhatikan aspirasi masyarakat serta prioritas atas kemendesakan kebutuhan dalam mengalokasikan anggaran APBD Trenggalek tahun 2024 mendatang.

“Kebijakan belanja daerah harus tetap menyentuh kebutuhan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah. Serta berharap Raperda APBD TA 2024 dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” harapnya. (ji)