Proyek Pengadaan Videotron Yang Dikelola Diskominfo Labuhanbatu Dipertanyakan

0 277

Labuhanbatu, Detikglobalnews.com – Proyek pengadaan Media iklan Elektronik videotron yang dikelola Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Pemkab Labuhanbatu dipertanyakan, pasalnya sampai tahun anggaran 2018 berakhir, belum juga dipungsikan.

Padahal, proyek yang didanai APBD Labuhanbatu senilai Rp198,557 juta itu sampai saat ini sudah dipajang di simpang empat kota Rantauprapat sehingga membuat penguna jalan bertanya-tanya untuk apa dipajang kalau belum berfungsi.

“Sampai sekarang belum berfungsi saya lihat, setiap hari aku lewat disitu, Aneh, kenapa sudah dipajang kalau belum berfungsi, apa tujuan dan kegunaannya” tanya Junaidi warga Rantauprapat, Jumat, (8/2/2019).

Selain itu, anggota DPRD Labuhanbatu juga mengkritisi kurang strategis letaknya lokasi Pendirian Media iklan milik Pemkab Labuhanbatu itu.

“untuk lokasinya perlu dipertimbangkan kembali itu,” tegas anggota DPRD Labuhanbatu Dipa Topan, Selasa kemarin.

Menurut dia, masyarakat pengguna jalan kesulitan menyaksikan penggalan-penggalan video yang tayang di media elektronik tersebut. Bahkan, jika pengendara memaksakan diri menonton video itu akan berdampak laka lantas.

Pengendara yang melintas di jalan A Yani menuju jalan Sudirman dipastikan tak dapat melihat tayangan advetorial kegiatan Pemkab. Sedangkan sebaliknya, pengendara yang melintas dari jalan Sudirman kesulitan menoleh, karena jarak yang terlalu jauh.

Topan menyarankan, agar media yang didanai APBD Labuhanbatu senilai Rp198,557 juta tersebut efektif agar dicari lokasi lebih strategis. Sehingga proyek yang dikerjakan CV Sulong Jaya itu tak terkesan pemborosan. “Sebaiknya dipindahkan. Idealnya di Simpang Enam,” katanya.

Terkait belum berpungsinya Media elektronik Videotron milik Pemkab Labuhanbatu, Kadis Kominfo Labuhanbatu M. Ihsan Hrp menjelaskan bahwa Videotron itu menggunakan aliran Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) ,namun harus menggunakan alat travo.

“Pakai LPJU kurang kuat, jadi harus pakai travo baru dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Inilah masih menunggu dari Dinas Perkim Labuhanbatu”, jelasnya.

Sebelumnya Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe mengakui kurang efektifnya posisi lokasi videotron tersebut. Namun, dia lebih mempertimbangkan aspek keamanan aset tersebut.

“Memang kurang efektif. Tapi posisi di sana lebih aman,” ujarnya.

Andi mengatakan pihaknya sebelum memasang sarana media promosi itu, sudah mempertimbangkan sejumlah lokasi. Sehingga, pilihan akhir ke lokasi bersebelahan dengan pos Polantas Simpang Empat Rantauprapat.

“Tapi ke depan kita akan cari lokasi yang lebih strategis untuk videotron ukuran yang lebih besar,” tandasnya.(AD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.