mae dubai sex scandal.desixnxx.club jav xxx porn videos

PLN dan PLTA Asahan 3 Dituding Tidak Akomodir Pekerja Lokal, DPRD Asahan Janji akan Usung Permasalahan Ini Hingga ke Forum RDP

PLN dan PLTA Asahan 3 Dituding Tidak Akomodir Pekerja Lokal, DPRD Asahan Janji akan Usung Permasalahan Ini Hingga ke Forum RDP

0 7
Anggota DPRD Kabupaten Asahan,Sumut, Drs Mansyur Marpaung menilai sistem rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan pihak PLN/PLTA Asahan 3 tidak secara proporsional mengakomodir pekerja lokal, pada hal mereka terdampak langsung atas keberadaan proyek pembangunan PLTA Asahan 3 yang sebahagian besar berlokasi di Kabupaten Asahan.

Kisaran, Detikglobalnews.com – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD  ) Kabupaten Asahan naik darah alias  marah atas sikap pelaksana proyek PLTA ASAHAN 3. Tak urung seorang anggota lembaga leguslatif itu berulang  kali  menggebrak meja dan menuding pelaksana proyek Pembangkit Listrik Tanaga Air Asahan 3  (PLTA Asahan 3 ) yang berjalan sejak dua tahun terakhir  memberikan data yang tidak akurat dan cendrung dianggap  memanipulasi data tenaga kerja tempatan.

Anggota DPRD dari fraksi Gerindra itu,Drs Mansyur Marpaung, menuding bahwa pihak PLN sebagai owner Proyek PLTA Asahan 3 tidak berpihak kepada kearifan lokal dan kepada warga sekitar proyek yang terkena dampak langsung dalam pengerjaannya. Lebih jauh lagi, DPR mengancam akan melakukan Rapat Dengar Pendapat atau meng – RDP – kan permasalahan ini hingga ke tingkat Provinsi dan bahkan ke tingkat DPR-RI .

Jika PLN tidak menyelesaikan perseteruan dan cenderung main – main dalam penyelesaikan konflik antara masyarakat Kecamatan Aek Songsongan dengan pelaksana proyek, maka RDP pasti akan digelar khusus untuk membahas hal itu, ungkap Mansyur lagi.Selaku Anggota DPRD Asahan dari Partai Gerindra didampingi sejumlah anggota DPRD Asahan dari Partai Amanah Nasional (PAN) ,Partai Hanura  di Kantor Camat Aek Songsongan Kabupaten Asahan Provinsi Sumatra Utara pada Kamis Siang (23 September 2022) didepan Kapolsek Bandar Pulau Danramil Bandar Pulau Camat Aek Songsongan Sejumlah Pimpinan Proyek Asahan 3 dan sejumlah Subcon proyek dan Masyarakat Sekecamatan Aek Songsongan pada pukul 14.15 WIB.

 

Selain itu Mansyur menuding PLN dan Pelaksana Proyek tak Mengindahkan pesan juga mengangkangi pesan  Presiden RI Bapak Joko Widodo agar segala bentuk Perbangunan Inprastruktur harus mengedepankan dan  memberdayakan  masyarakat sekitar .

” Akses jalan Rusak berat  dan sejumlah   jalan nyaris putus akibat lalu lalang truk proyek yang melebihi tonase. Jalan  yang baru saja selesai di-hotmix dengan biaaya milyaran  rupiah pun hancur.  Akibatnya, masyarakat dan anak sekolah kerap tak bisa menggunakan akses jalan akibat lalu lalang truk super besar menguasai jalan saat jam – jam sibuk “, ujar Mansyur dalam nada tinggi.

Selain itu, pihak pelaksana proyek melanggar  aturan  terkait Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tidak harmonis kepada masyarakat dan hal tersebut menimbulkan keresahan bagi  masyarakat. Pihak proyek dinilai tidak peka pada keluhan masyarakat dan ditengarai malah bersepakat dengan pihak-pihak demi kepentingan dan  keuntungan pribadi. Paling menjengkelkan,lanjut Mansyur lagi, bahwa sama sekali tidak ada jaminan jika proyek telah selesai jalan akan diperbaiki. Dia akan melaporkan permasalahan menyangkut sikap PLN dan Pelaksana Proyek ini ke Fadli Zon dan forum RDP di DPR RI jika mereka memang meremehkan masyarakat.

Argumen Mansyur diperkuat oleh anggota DPRD Asahan yang lain yang juga hadir pada pertemuan itu. Pelaksana proyek tak perlu mencari pekerja dari kabupaten dan kota lain jika hanya membutuhkan tenaga kerja yang sifatnya tidak menggunakan keahlian,ujar salah seorang anggota DPRD Asahan dari Fraksi PAN.

Sejumlah warga tampak berteriak dan bersorak saat sejumlah perwakilan menyampaikan keberatan sikap pada PLN dan pelaksana proyek ,warga juga mengancam akan melakukan aksi protes turun ke jalan (Demontrasi) dan melakukan penyetopan kepada alat berat proyek  jika PLN dan pelaksana proyek tak mengindahkan keluhan dan aturan  ,dalam teriakan itu salah seorag warga Dusun 3 Desa Aek Songsongan mengaku  tak diterima bekerja saat bermohon untuk menghidupi kebutuhan keluarganaya.

Pertemuan itu mendapat pengawalan dari pihak TNI dan Polri.

 

Menjawab protes warga, Agil Darmawan selaku pihak PLN dan pelaksana proyek Asahan 3 saat dimintai tanggapannya oleh sejumlah awak media menepis tudingan yang datang dari anggota DPRD dan masyarakat.

Menurut Agil, perekrutan tenaga kerja sudah sesui Standar Opererasional Prosedur (SOP) yang ada.

” Sebanyak  1200 orang terserap  tenaga kerja  dari kegiatan Proyek PLN senilai 2 triliun ini. Sebanyak  500 tenaga kerja melibatkan warga sekitar Asahan dan Kabupaten Toba Samosir selebihnya tenaga kerja yang memiliki keahlian yang sengaja didatangkan dari Kota dan Provinsi lain

” Terkait ancaman  RDP dan tudingan data rekrut pekerja yang dianggap tak benar (bohong) kami tidak pernah melakukannya. Jika proyek selesai jalan rusak yang timbul akibat proyek akan diperbaiki “,lanjut Agil

Agil menyebutkan, pihaknya juga telah memperbaiki sejumlah akses jalan yang longsor dan menerima aspirasi yang  sifatnya bantuan sosial kepada masyarakat seperti kegiatan dan bantuan kepada komunitas Arung Jeram yang ada di Asahan.

Usai memberikan protes sejumlah anggota DPRD Asahan yang hadir di forum diskusi itu sempat meninjau lokasi jalan yang diduga rusak berat dan nyarus putus akibat kegiatan alat berat proyek Asahan 3 yang tak taat aturan dan merugikan pengguna jalan.

Sejumlah anggota DPR juga mengatakan dirinya kerap mendapat perlakuan kasar dan ulah kasar dari para pekerja dan sopir truk pengangkut alat berat proyek saat berpapasan menggunakan ruas jalan yang sama. Sikap para sopir truk-truk besar ini seakan menganggap jalan milik pribadi mereka .

 

Usai menunjuk nunjuk  jalan yang nyaris putus akibat ulah Pelaksana  Proyek, Mansur juga mengaku sangat kecewa pihak PLN yang terkesan membiarkan akses jalan nyaris putus selama dua tahun terakhir fakta itu memunculkan tudingan betapa tidak propesionalnya rekanan proyek PLN.

Seusai sesi peninjauan jalan rusak rombongan anggota DPRD Asahan bersama para pemuka masyarakat dan para peninjau lainnya tampak membubarkan diri. (Rusli Effendy Sitorus)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

check out here indian aunty sex check out herexxxx amateur girls female domination riding first time kinky nicole finds a good match.