PARKIR TAHUNAN BELUM TERWUJUD ,DINAS PERHUBUNGAN SUDAH KIAN LAMA SURATI POLDA KEPRI

143

BATAM-Detikglobal .News.com — Pemerintahan Pemko Batam dan DPRD kota Batam beberapa tahun yang lalu pernah membahas kota Batam akan dijadikan parkir tahunan terkesan hanya sebuah khayalan saja.Dimana Sejak terbitnya perda kota Batam berdasarkan peraturan daerah nomor 1/2012 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir pada tanggal 1 maret 2012 kenaikan tarif parkir kian meningkat.

Sebelumnya tarif untuk retribusi roda dua (sepeda motor) di kenaikan retribusi/kenderaan Rp.500,-menjadi meningkat menjadi Rp.1000,-untuk roda 4 sebelumnya Rp.1000,-meningkat menjadi Rp.2000,-. Sejak pengelolaan perparkiran kota Batam diambilalih langsung oleh pihak Dinas perhubungan kota Batam hingga saat ini tidak mencapai target seperti yang di harapkan sebelumnya.

Selama penelusuran dan invetigasi awak media ini di lapangan ditemukan sejumlah operandi permainan dilapangan oleh oknum-oknum tertentu tidak melaporkan data nama-nama seluruh sang juru parkir disetiap wilayah/zona masing-masing pada kantor Dinas perhubungan kota Batam.
Tragisnya lagi setiap pungutan yang ditagih dari para sang jukir setiap hari-nya disinyalir tidak disetorkan uang retribusi tersebut secara keseluruhan kepada petugas kantor Dinas perhubungan, padahal oknum/petugas kordinator wilayah sudah menerima gaji setiap bulannya.

Bukan hanya disitu saja ,dalam pantauan dan investigasi awak media ini lapangan,lahan parkir sering diperjualbelikan dengan harga yang cukup melambung tinggi ,misalnya untuk daerah Nagoya dan Batam Centre lahan parkir sering diperjual belikan anatar 60 juta sampai 80 juta/lokasi.Sehingga sang jukir yang selalu dipekerjakan adalah orang kedua,ketiga,dan seterusnya,mau tidak mau sotoran parkir yang harus mereka bayarkan selalu bersifat ganda.

Sementara Jul Hendrik kepala Dinas perhungan kota Batam sebelumnya menyampaikan “ Sampai saat ini belum teralisasinya parkir tahunan karena masih dalam proses pembahasan di Polda Kepri.Dalam penerapan parkir tahunan sedang di bahas pihak Polda Kepri,Dinas perhubungan kota Batam masih menunggu informasi perkembangan selanjutnya. kita tunggu saja jawaban balasan surat dari Polda Kepri bagaimana hasilnya “ terangnya.(rs)