Komisi I DPRD Kota Batam Sarankan Warga Terkena Dampak Penataan Megajukan Alokasi Lahan Baru

Komisi I DPRD Kota Batam Sarankan Warga Terkena Dampak Penataan Megajukan Alokasi Lahan Baru

0 27

Batam, detikglobalnews.com – Pemerintah Kota Batam saat ini dengan gencarnya melakukan pelebaran jalan mulai melakukan penataan jalan simpang Barelang meliputi pembangunan bundaran, penyesuaian elevasi (kemiringan) jalan, hingga pelebaran setiap sisi simpang, jalan dibuat hingga lima lajur (pengerjaan bertahap).

Terkait hal itu, Ketua Komisi I DPRD Batam, Budi Mardiyanto menyampaikan bahwa Komisi I sangat mendukung, Tapi, dengan adanya dukungan/kooperatif dari warga yang berimbas dalam penataan tersebut dapat memperoleh bantuan lahan guna membuat tempat hunian baru.

“Dalam penataan tersebut, yang ditata adalah kios, dipindahkan lebih ke dalam, dan tahap kedua baru rumah. Sementara, untuk warga diberi waktu selama 6 bulan tinggal di Rumah Susun (Rusun), serta mendapat fasilitas transporatasi dari Satpol PP,” hal tersebut disampaikan Budi di ruang kerja Komisi I DRPD Batam, Batam Centre – Batam (11/6/2021).

Untuk ke depannya, ia menyarankan warga berdampak dari penataan untuk bisa membentuk perkumpulan seperti paguyuban atau sejenisnya, selanjutnya mengajukan permohonan lahan tempat tinggal kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Orang-orang yang tinggal di rumah-rumah tersebut, secara legal dia tidak punya. Tetapi, secara administrasi negara, dia membayar PBB artinya mereka membayar pajak. Ini mestinya menjadi pertimbangan bagi BP Batam,” terangnya.

“Semua dikembalikan kepada BP karena BP Batam lah yang mempunyai kewenangan alokasi lahan, begitulah ke depannnya. Setelah tinggal selama 20 tahun lebih, tidak ada salahnya kalau memang ada lahan/Kavling Siap Bangun bisa dialokasikan demi Kemanusian,” tutup Ketua Komisi I DPRD Batam.(Kjn/Ms)

Leave A Reply

Your email address will not be published.