Ketua RW 17 Bengkong Wahyu Lakukan Klarifikasi Tudingan Pungli Proyek Semenisasi

Ketua RW 17 Bengkong Wahyu Lakukan Klarifikasi Tudingan Pungli Proyek Semenisasi

0 75

Batam detikglobalnews. com – Terkait proyek pekerjaan pembangunan semenisasi Gang Sakura yang berlokasi di RW 17 Bengkong Wahyu sempat membuat polemik ditengah – tengah masyarakat atas tudingan adanya dugaan pungutan uang (Pungli) yang dilakukan oknum tertentu pada warga .

Hal tersebut dibantah oleh Bapak Saragi selaku Ketua RW 17 Bengkong Wahyu kelurahan Tanjung Buntung kecamatan Bengkong pada hari Minggu 18/07/2021.

Ketua RW 17 Bengkong Wahyu mengatakan, bahwa orang itu adalah warga saya dan awal nya saya minta pemberitaan supaya berimbang agar dicari tahu kebenarannya.

“Saya sudah telephon baik – baik dan WA berulang kali namun tidak ada balasan.Bukti ada semua disini,  menurutnya, ada yang nggak jujur disampaikan itu aja dan harusnya pemberitaan perimbang” pintanya.

Lumban Tobing Salah seorang warga saat mengikuti pertemuan di Polsek Bengkong mengatakan bahwa saat pertemuan di warung saya sudah bilang bahwa ini tidak ada pungli,  Sebelum di muat berita sudah disampaikan tidak ada pungli, tegasnya.

“Kita kumpulkan uang secara sukarela lalu kita kelola bersama warga RW 17 Bengkong Wahyu bagaimana supaya siap saat ada proses semenisasi dan kami bergotong royong, cetusnya.

Dirinya menambahkan, Awalnya kami minta dikerjakan secara manual dan ternyata kami tidak sanggup mengerjakan secara manual dan tidak ada pemaksaan pada warga, Mau berapa pemberian warga itu sukarela tidak dikasih pun tidak ada masalah, ujar Lumban Tobing.

Akibat polemik ini Bapak Saragi selaku Ketua RW 17 Bengkong Wahyu menjelaskan bahwa menindak lanjuti kesepakatan dari pertemuan yang dilaksanakan di Kedai kopi Go Donat Golden Bay pada hari Rabu 14 Juli 2021 Pukul 19.Wib sampai selesai pertemuan tersebut semua pihak sepakat untuk diadakan klarifikasi langsung kepada warga yang berada di lokasi proyek semenisasi yang dilaksanakan CV Gracia pada hari Minggu tanggal 18/07/2021 namun mereka tidak datang padahal mereka adalah warga saya juga, ucapnya dengan nada kesal.

“Inilah kami warga yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan, Sementara warga semua sangat mendukung”cetusnya.

Ketua RW 17 Bengkong Wahyu berharap agar penulisan pemberitaan mestinya berimbang dan jangan hanya diminta komentar dari salah seorang warga saja, pintanya.

“Kalau orang dari luar pasti tidak aku tanggapi, ini warga disi juga, yang baik baik itu lah diberitakan biar harum nama kampung ini, Ketika ada pembangunan malah diganggu, cetusnya.

Sementara Bapak Dungo Simanukalit selaku wartawan senior di Kota Batam yang ikut mendampingi 2 (Dua) oknum wartawan hendak membuat pengaduan/laporan polisi saat pertemuan di Polsek Bengkong menjelaskan kepada Ketua RW 17 maupun kepada warga bahwa pemberitaan yang telah dimuat adalah hak mutlak redaksi.

“Bagi yang merasa dirugikan atas pemberitaan dugaan pungli silahkan buat hak jawab dan dikirimkan pada redaksi media tersebut”cetusnya.

Lalu Ketua RW 17 Bengkong Wahyu mengatakan lagi, Bahwa mereka ini adalah warga ku selesai, saya gunakan dengan komunikasi yang baik namun mereka tidak mau dan disitu saya kecewa.

“Terkait Bestek proyek ini saya tidak tau, Silahkan ditanyakan langsung pihak kontraktornya.Makanya saya sampaikan, Bahwa saya tidak pernah ada urusan sama pihak kontaktor dan yang terpenting warga saya dapat semenisasi, ungkap ketua RW 17.

Masih kata Ketua RW 17 Bengkong Wahyu, Saya ingin beritanya diklarifikasi saat ini juga selagi ada pertemuan di Kantor Polisi, silahkan ditanyakan langsung warga saya ini ada nggak pungli ?

Lalu warga yang hadir ada sekitar 6 (Enam) orang saat pertemuan di Kantor Polsek Bengkong saat itu menjawab, tidak ada, Lalu Ketua RW 17 Bengkong Wahyu mengatakan klir kan tak ada masalah lagi. Tutupnya Bapak Saragi.

Di tempat yang berbeda salah seorang warga RW 17 Bengkong Wahyu berinisial  BB saat bertemu media ini mengungkap kan rasa kekesalannya dimana proyek semenisasi tidak sampai ke tempatnya dan meminta pihak penyelengggara proyek semenisasi maupun penegak hukum agar turun langsung untuk mengkroscek penempatan proyek semenisasi tidak ada pilih kasih.

“Saya ikut berkontribusi memberikan sumbangan untuk perbaikan jalan bahkan turut serta bergotong royong bersama warga memasang gorong – gorong” ungkapnya dengan nada kesal.

Dari pantauan media ini dilokasi RW 17 Bengkong Wahyu ada 2 (Dua) lokasi proyek semenisasi di daerah tersebut, Hingga berita ini di update pihak CV Gracia selaku kontraktor pelaksana belum berhasil ditemui media ini untuk dimintai keterangannya.(Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.