mae dubai sex scandal.desixnxx.club jav xxx porn videos

Dituduh Mencuri, Pelajar Di Sidoarjo Tewas Diduga Usai Di Keroyok 3 Teman Sekolahnya

Dituduh Mencuri, Pelajar Di Sidoarjo Tewas Diduga Usai Di Keroyok 3 Teman Sekolahnya

0 8

Polisi amankan pelaku MM di Polresta Sidoarjo

Sidoarjo | Detikglobalnews.com– Seorang pelajar berinisial MTF (17), murid di salah satu sekolah swasta kawasan Sarirogo, Sidoarjo, tewas diduga usai dikeroyok oleh temannya karena dituduh melakukan pencurian. Polresta Sidoarjo awalnya sempat kesulitan mengusut kasus ini karena pihak sekolah tidak melaporkannya.
“Kami sesalkan peristiwa ini karena pihak sekolah tak melapor langsung ke Polresta Sidoarjo. Kami baru tahu kasus ini karena ada laporan dari tim medis RSUD Sidoarjo. Diberi tahu bahwa ada pasien yang meninggal tidak wajar,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, Selasa (20/9/2022) kemarin.
Polisi juga mengaku kesulitan saat mengumpulkan bukti dan keterangan di lokasi kejadian. Meski di lokasi tersebut terdapat kamera CCTV, tapi ternyata CCTV tersebut mati alias tidak berfungsi. “Di lokasi kejadian CCTV tak berfungsi alias mati. Kemudian tidak ada pengawas yang bertugas mengawasi siswa di asrama,” ujar Kusumo dalam konferensi pers di Mapolresta Sidoarjo.
Setelah melakukan konferensi pers untuk mengungkap kasus ini, Kusumo menegaskan bahwa dalam waktu dekat Polresta Sidoarjo akan memanggil pihak sekolah agar hal serupa tidak terulang kembali. “Kami akan panggil pihak sekolah agar hal ini tidak terulang kembali,” katanya.
Setelah dilakukan penyelidikan atas kasus kematian MTF (17), Polresta Sidoarjo juga berhasil amankan pelaku yang ternyata teman sekolah korban. MTF diketahui merupakan warga Enrekang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ia tewas usai dikeroyok 3 temannya karena dituduh mencuri. Teman-teman Almarhum MTF yang menganiaya dirinya adalah SJ (17) warga Gresik, MKM (17) warga Tulungagung, dan MM (18) warga Yogyakarta. Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Senin (12/9/2022) petang pukul 18.45 WIB.
Berdasarkan penuturan salah satu pelaku MM di Mapolresta Sidoarjo hari ini, pengeroyokan itu bermula ketika dirinya mendapat kabar bahwa ada siswa di asrama itu yang kehilangan uang. MM pun langsung curiga bahwa korban MTF yang telah mengambil uang itu.
Pelaku MM yang mencurigai bahwa korban MTF pelaku pencurian itu menghubungi 2 pelaku pengeroyokan lainnya yakni SJ dan MKM agar mencari korban. Korban ditemukan sedang berada di masjid. SJ dan MKM saat itu langsung mengonfirmasi ke korban soal pencurian itu, tetapi korban menjawab tidak tahu. “Karena di masjid, dan sempat adu mulut, akhirnya korban dibawa ke lantai tiga. Kami mengonfirmasi kembali kepada korban, apakah korban pelakunya,” ujar MM.
Setibanya di koridor lantai 3 asrama sekolah itu, SJ sempat menanyakan kembali apakah korban yang telah mengambil uang di asrama? Korban bersikukuh bahwa bukan dirinya pelakunya. Saat itu SJ memukul wajah korban satu kali.
Sontak terjadilah perkelahian antara korban dan SJ. SJ sempat memukul pipi korban empat kali dan mulut korban tiga kali. Korban pun sempat memiting SJ. Hingga akhirnya MM melerai mereka. “He, jangan main keroyokan,” ujar korban MTF sembari melepaskan SJ sebagaimana ditirukan MM.
Karena tak puas, MM dan MKM kembali menanyai korban. Saat itu, menurut pengakuan MM, kembali terjadi adu mulut antara MTF dengan MKM. Perkelahian tak terhindarkan. Bahkan MKM dengan korban MTF sempat bergelut di lantai.
Saat bergelut di lantai itulah MKM sempat memukul wajah MTF lima kali hingga membentur lantai. Pada saat itulah MM lalu mendekati korban dan meminta agar korban mengakui bahwa dia yang telah mencuri. Korban MTF pun menjawab “Iya”.
Setelah mendapatkan jawaban itu bukannya melepaskan MTF, MM yang bertanya malah memukul pipi korban tiga kali dan sempat menendang perut korban hingga kesakitan.
“Korban kesakitan, dan napasnya juga tersenggal-senggal. Akhirnya saya bersama dua teman saya membawa korban ke UKS Pak,” imbuh MM.
karena belum puas dengan jawaban korban, di UKS itu MM masih sempat menanyai korban. MKM bahkan sempat menampar pipi korban dua kali hingga korban akhirnya tidak sadarkan diri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan polisi, korban meninggal akibat mengalami pendarahan otak. “Korban mengalami pendarahan otak, di mana luka itu disebabkan adanya kekerasan tumpul atau kerusakan organ vital (otak),” ujar Kusumo. (Hr/DON) 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

check out here indian aunty sex check out herexxxx amateur girls female domination riding first time kinky nicole finds a good match.