BNPT RI Gelar Vaksinasi Massal di Pondok Pesantren Walisongo

BNPT RI Gelar Vaksinasi Massal di Pondok Pesantren Walisongo

0 66

Sulawesi, detikglobalnews.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia (RI) bekerja sama dengan Puskesmas Tagolu,Kecamatan Lage,Kabupaten Poso menggelar vaksinasi massal di Pondok Pesantren Walisongo desa Sintuwu Lemba,Kabupaten Poso,27/7/2021.

Kegiatan itu di hadiri Kepala BNPT RI Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar,Kapolres Poso bersama anggotanya,humas Polda Sulteng,Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Poso bersama stafnya,para pengurus pesantren Walisongo,dan masyarakat yang di vaksin.

Dalam arahannya Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar mengatakan,program vaksianasi massal ini adalah untuk mendukung vaksinasi secara nasional.Kegiatan vaksinasi yang diadakan di Pondok Pesantren Walisongo ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,atas kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso yang di dukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kami ingin proses dalam rangka memaksimalkan angka vaksinasi nasional ini,bisa tercapai dalam waktu lebih cepat lagi dengan dukungan lapisan masyarakat,ujarnya.

Dalam beberapa hari kedepan lanjutnya,kami berupaya semaksimal mungkin untuk menyediakan vaksin lebih banyak lagi,sehingga masyarakat yang akan divaksin di daerah ini bisa semua terpenuhi,terangnya.

Saya ucapkan Alhamdulilah dan terimakasih kepada pengurus pesantren Walisongo yang telah bersedia mempasilitasi tempat diadakannya vaksinasi ini, serta kepada seluruh aparat Pemerintah Kabupaten Poso sehingga vaksinasi ini bisa berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan,kata Kepala BNPT.

Mengenai Satgas Operasi Madago Raya yang telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberantas teroris di daerah ini,kemarin kami sudah bertemu dengan pejabat operasi yaitu TNI/Polri.Kami semua bertekat untuk mengambil langkah-langkah hukum yang tegas dan obyektif untuk melumpuhkan para teroris itu.

Saya sangat mengapresiasi kinerja TNI/Polri yang telah melumpuhkan 3 anggota Jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MID) terorisme yang ada di daerah ini,ujarnya.

Teman-teman yang tergabung dalam Satgas Madago Raya sambungnya,sudah melaksanakan tindakan yang tepat terhadap para teroris itu.Juga mereka telah berupaya meningkatkan pengawasan di kawasan wilayah pegunungan biru yang di duga sebagai tempat para teroris itu.Mudah-mudahan dengan penjagaan yang super ketat itu bisa memberikan proteksi yang baik kepada masyrakat.

Untuk itu mari kita doakan para aparat kita TNI/Polri yang mendapatkan mandat dalam memberantas teroris itu,berhasil untuk melumpuhkan mereka.Karena kekerasan dalam bentuk apapun apalagi dengan menggunakan sdnjata api (sanpi) adalah tindakan melawan hukum yanng sangat sensitif.Intinya ini merupakan kejahatan terorisme yang perlu ditindak tegas samapai ke akar-akarnya.

Pada kesempatan itu Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar mengimbau kepada para Daftar Pencarian Orang (DPO) jaringan MIT yang tersisa 6 orang lagi itu,apabila mendengar informasi ini agar secepatnya untuk menyerahkan diri.

Kepada masyarakat dia juga berpesan agar tetap waspada,jangan mudah terptovokasi oleh ulah para teroris itu.Bagi para remaja jangan percaya akan narasi teroris iyang bisa menghancurkan masa depanmu.Kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya,supaya jangan terikut-ikut oleh ulah para teroris yang sangat merugikan masyarakat,tandasnya.(Rey)

Leave A Reply

Your email address will not be published.