BELUM ADA TANDA-TANDA PENETAPAN TERSANGKA KASUS KORUPSI BANSOS PEMKO BATAM DI KEJATI KEPRI

137

BATAM-Detik Global News.com.Masyarakat kota Batam sangat antusias dugaan korupsi penyaluran dana Bansos di Pemko Batam secepatnya dapat di ungkap dan di lakukan penetapan tersangka oleh lembaga penegak hukum kejaksaan Tinggi Kepri.Dengan dilakukan pemanggilan saksi-saksi untuk di mintai keterangan serta pengumpulan bahan bukti di harapkan kasus dugaan korupsi Bansos dapat di buka secara terang benderang di hadapan publik khususnya bagi masyarakat kota Batam.Selama ini banyak menilai kasus penanganan dugaan korupsi dana Bansos di Pemko Batam “dipetieskan”disinyalir adanya dana mengalir untuk membungkam para pejabat penegak hukum agar di hentikan.

Dengan di lakukan pemeriksaan kepada kepala Dinas Pendidikan kota Batam Muslim Bidin,Kepala Dinas UKM Febrialin dan Kabag keuangan sekretaris Daerah kota Batam Abdul Malik, penggunaan dana Bansos sebesar Rp.66 miliar dapat di ketahui kemana saja aliran dananya di salurkan.Sementara di media massa cetak maupun online dengan gencar-gencarnya memberitakan Kejaksaan Tinggi Kepri menyatakan akan segera menetapkan tersangka korupsi penggunaan Rp 66 miliar dana Bantuan‎ Sosial (Bansos) Pemko Batam tahun 2011-2012.

Sementara delapan kepala sekolah yang sudah selesai menjalani pemeriksaan di kontor kejaksaan Tinggi Kepri (11/2/2016) saat di konfirmasi media ini menyatakan “Silahkan kasus ini kalau mau di bongkar,kami sudah memberikan keterangan terkait penyaluran dana Bansos Tahun 2011.Jika ada penyimpangan penyaluran anggaran apalagi untuk di Dinas pendidikan kami sepakat,jika itu terbukti silahkan di tangkap pelakunya.Pokoknya kami sudah meluangkan waktu untuk memberikan keterangan di kantor kejaksaan Tinggi Kepri pada saat libur sekolah,tuturnya.

Rahmat saat di konfirmasi media ini beberapa waktu yang lalu melalui ponsel gemgam selulernya mengatakan “Untuk saat ini Kejaksaan Tinggi Kepri masih melakukan pengumpulan data dan keterangan,belum ada kepastian untuk penetapan tersangka pada bulan 2 (dua) ini.Doakan saja semoga berjalan lancar ,begitu ada penetapan tersangka akan kita beritahukan kepublik,jelasnya.

Yahyah toko masyarakat kota Batam (11/2/2016) saat bertemu media ini di Batam Centre mempertanyakan “Bagaimana perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi dana Bansos di Pemko Batam,apakah sudah ada penetapan tersangka ? Saya menilai jika kasus ini penanganannya tidak serius ibarat hanya membuka bahkan hanya di lakukan pemeriksaan saksi-saksi,lalu kalau ada temuan tidak di lanjutkan proses hukumnya saya yakin sampai kapan-pun tidak akan ada efek jera kepada para pelaku korupsi.Harapan saya dengan adanya pengaduan masyarakat kekantor Kejaksaan Agung,kemudian di tunjuk Kejaksaan Tinggi Kepri melanjutkan proses hukumnya,mudah-mudahan kebenarannya akan cepat terungkap,jelasnya.SS/Red