Aliansi Mahasiswa Demo Kejari Tebingtinggi

137

Tebingtinggi, Detikglobalnews.com – Sejumlah Mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa melakukan demo di depan Kantor Kajari Tebing Tinggi. Mereka meminta pihak Kejaksaan untuk menyelidiki dan menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi di Tebing Tinggi.

Menurut Azwar Abdi dari Gema-SU,Ario Sungkono dari LSM M3D-SU,Kurniawan dari Fraksi -SU dan Gunawan dari LSM Gradasi-SU saat berdemo Senin ( 15/8 ) untuk segera menyelidiki Perjanjian Kerjasama antara PT.Inti Griya Prima Sakti dengan Pemko Tebingtinggi dimana dalam naskah perjanjian itu Pemko Tebingtinggi seharusnya menerima royaliti dari pengelolaan Ramayana Deptstore sebesar 6000 Dolar.

“Ternyata dana itu tidak pernah masuk dalam APBD Tebing Tinggi. Oleh sebab itu,kami menduga ada kerugian negara.” Ujar pendemo.

Selanjutnya disampaikan juga tentang alokasi APBD senilai Rp 28 Miliar ke RS Jiwa, Rumah Sakit Paru dan RS Mata. Begitu juga penuntasan kasus Alkes yang belum jelas dan hanya menyentuh bawaha padahal Direktur RSUD Kumpulan Pane, dr Nanang Fitra Aulia adalah orang yang seharusnya paling bertanggung jawab menurut pendemo.

Yang membuat mahasiswa kecewa,ujar Gunawan adalah penyelidikan dana Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD ) yang tidak dituntaskan mencapai 40 Miliar lebih yang sekarang ini sedang tahap pemeriksaan saksi.Oleh sebab itu,kami meminta agar Direktur RSU Kumpulan Pane Tebingtinggi,dr Nanang mundur dari jabatannya karena dianggap gagal untuk menggelola rumah sakit pemerintah.” Ujarnya kesal

Usai berorasi selama 30 menit,kalangan mahasiswa diterima Kajari Tebingtinggi,Fajar Rudi Manurung SH MH melalui Kasi Intel Edi Tarigan SH didampingi sejumlah jaksa.
Edi Tarigan menampung dan berjanji akan meneruskan temuan mahasiswa kepada Kajari Tebingtinggi untuk segera dituntaskan.( iss ).

Tebing Tinggi, 15 Agustus 2016
Pengirim
Ibnu saud sihombing