UNJUK RASA KARYAWAN PT. CLADTEK MASIH BERLANJUT

Batam, Detik Global News.com – Aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh karyawan PT. CLADTEK terlihat akan berdampak panjang, Dimana ratusan karyawan tersebut sepertinya akan tetap bertahan sebelum pihak perusahaan memenuhi tuntutan mereka. pada hari Rabu (09/05/2018)

Adapun tuntutan karyawan PT.CLADTEK, berdasarkan informasi yang di himpun awak media ini antara lain :

  • Bayar upah pekerja yang di potong oleh perusahaan selama 2 hari.
  • Pekerjakan kembali pekerja yang di PHK sepihak.
  • Pulangkan Russel dan Paul kenegaranya.

“ Awal terjadinya domo adalah dimana pada bulan Maret pihak perusahaan mulai memberlakukan 3 (tiga) Shift, dan biasanya operator Welding hanya mengoperasikan 1 (satu) mesin, menjadi bertambah mengoperasikan 2 (dua) mesin “ kata salah seorang karyawan yang tidak bersedia namanya di publikasikan.

Dia menambahkan, bahwa ada kesenjangan gaji antara karyawan kontrak dengan permanen, inilah yang dianggap karyawan telah membuat mereka solah – olah ada intimidasi dari pihak karyawan, karena pihak perusahaan membuat suatu statment dalam bentuk suara yang harus di tanda tangani oleh karyawan bahwa mereka bersedia bersedia mengoperasikan dua mesin.

Namun karyawan tidak ada yang bersedia menandatangani sehingga pada tanggal 2 & 3 April 2018 karyawan tidak di perbolehkan masuk kedalam perusahaan, ungkapnya.

“ Inilah yang tidak di bayarkan oleh pihak perusahaan dengan alasan yang di lontarkan pimpinan perusahaan “ NO WORK NO PAY “ sehingga karyawan merasa di rugikan, dan setelah ada mediasi pada tanggal 3 April 2018 oleh pihak dari utusan karyawan bersama DPRD Kota Batam, Dinas Tenaga Kerja dengan hasil bahwa pihak perusahaan akan membayarkan upah pada tanggal 2 & 3 April 2018.

“ Ternyata pada tanggal 04 Mei 2018, karyawan melihat slip gaji dan gaji yang telah di transfer PT.CLADTEK ada pemotongan” ungkapnya lagi.(RS)

 

Detik Video