KAYU BULAT

TUMPUKAN KAYU BULAT MENCAPAI PULUHAN TON DI TEMBESI

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.com – Keberadaan gudang pengolahan kayu bulat (somel) yang terletak di daerah Tembesi persis di belakang Mall TOP 100, menuai tanda tanya pada masyarakat sekitarnya, pasal nya saat awak media ini melakukan investigasi telah menemukan tumpukan kayu bulat yang di perkirakan mencapai puluhan ton tanpa di ketahui dari mana asal usul nya.

“ Maaf pak…somel ini sudah cukup lama beroperasi, dan kayu bulat tersebut datang nya lancar – lancar aja kok, menurut saya gudang somel sebesar ini tidak mungkin berani beroperasi tanpa adanya izin dari Pemko Batam maupun dari pemerintahan pusat. Apalagi tumpukan kayu bulat terlihat terang – terangan dan berdekatan dengan pemukiman warga, kalau ini illegal sudah pasti perangkat RT/RW, Lurah maupun Camat akan melarang nya “ ucap salah seprang pekerja somel yang tidak bersedia menyebut kan nama nya.

Masih dia nya, saya tidak dapat memperlihat kan berkas photo copy surat izin somel ini,kalau lebih jelas nya silah kan di tanyakan langsung ke kantor kecamatan maupun ke Dinas kehutanan, ucap nya lagi terkesan mengalihkan pembicaraan dengan awak media ini.

Pekerja gudang ditanya selalu tidak mengetahui dimana bos atau pemilik guna untuk konfirmasi agar pemberitaan berimbang “saya Cuma kerja bang” ungkap pekerja yang enggan menyebut kan namanya.

Tentu untuk mendirikan sebuah gudang pengolahan kayu bulat (somel) bukanlah persoalan yang gampang dimana pemilik harus melengkapi beberapa dokumen antara lain :

1.IUPHHK-RE 5.IUPHHK-HKM
2.IUPHHK-HA 6.IUPHHK-HD
3.IUPHHK-HT 7.IUPHHK-HTHR
4.IUPHHK-HTR 8.IUI DAN TDI
Yang mana ijin ini tertuang didalam PERMEN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN NO.P.95/MENHUT-II/2014 tentang perubahan atas PERMEN KEHUTANAN NO P.43/MENHUT

Lalu izin apakah yang sebenar nya yang di kantongi oleh pemilik gudang pengolahan kayu bulat (somel) tersebut, sehingga selama ini leluasa beroperasi, dan bagaimana dengan fungsi dan peranan bidang pengawasan dari pemerintahan maupun dari instansi – instansi terkait apakah sudah bekerja dengan maksimal.(rs)

Detik Video

BANNER