TAIN KOMARI : ” RATUSAN RIBU MOBIL DARI BERBAGAI MERK/JENIS DIDUGA TIDAK BAYAR PAJAK

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Kinerja Dispenda Propinsi Kepulauan Riau (KEPRI) terkait pembayaran pajak mobil pribadi maupun perusahaan dari berbagai merk/jenis kenderaan setiap tahunnya patut di ungkap kebenarannya, berapa persen pendapatan dari pajak yang diperoleh setiap Tahunnya.

Ratusan ribu kendaraan di Batam yang nampak belum bayar pajak terjadi karena ada pembiaran terhadap masalah tersebut.
” Masyarakat berani membawa kendaraan di jalanan tanpa membayar pajak itu terjadi karena ada pembiaran,” kata Cak Ta’in Komari, Ketua Presidium Kelompok Diskusi Anti 86.

Menurut Cak Ta’in, manusia itu punya kecenderungan mencontoh kan yang lain yang dianggap lebih enak dan nyaman. Ketika dilihat kendaraan orang lain melenggang di jalanan dengan aman meskipun plat nomor polisi sudah kadaluarsa alias mati maka yang cenderung ikut akhirnya tidak membayar pajak juga.

Lebih lanjut Cak Ta’in menjelaskan, hal itu terjadi karena ada pembiaran dari para pengambil kebijakan di kantor Samsat. “Mestinya harus ada tindakan yang jelas terhadap kendaraan yang tidak membayar pajak tapi berkeliaran di jalanan,” ujarnya.

Pembiaran tersebut akhirnya berpotensi merugikan keuangan daerah. Sementara pemprov. Kepri bukannya membutuhkan banyak dana untuk pembangunan. “tapi mengapa potensi PAD itu dibiarkan loss begitu saja..?” tanya Cak Ta’in.(red)

Detik Video