Puluhan Karyawan Hak nya Diabaikan & Dilarang Memasuki Areal Perusahaan

Batam, Detik Global News.com – Fungsi dan peranan Dinas Ketenagakerjaan Propinsi Kepri serta Kota Batam patut di pertanyakan, pasalnya puluhan orang karyawan PT.Petrus Indonesia tidak mendapatkan upah/gaji bahkan tidak di perbolehkan lagi memasuki areal/lokasi perusahaan tersebut.

Berdasarkan wawancara media ini di depan pintu gerbang masuk PT.Petrus Indonesia pada hari Selasa (18/09/2018) menjelaskan bahwa pada tanggal 3 September 2018,  seluruh karyawan di kumpulkan oleh pihak management melalui Supervisor yang bernama SALAM, warga negara asing (TKA) yang di dampingi HRD telah memberitahukan bahwasan nya gaji kami terlambat di bayar, dan untuk pembayaran akan di cicil, kata para karyawan tersebut.

“Cicilan pertama sebesar Rp 1.000.000,- akan di berikan pada tanggal 8 September 2018″ungkapnya.

Dan pihak perusahaan telah menjanjikan akan melunasi paling lambat hari Jumat 14 September 2018, cetusnya.

Masih kata para karyawan, dimana pada tanggal 14 September 2018 kami mempertanyakan kembali janji pihak management perusahaan, dan lagi – lagi kami di janjikan akan mendapat sebesar Rp 2.000.000,- baik yang bekerja atau tidak,  semua karyawan akan mendapatkan itu, terangnya.

Lalu sore hari menjelang pulang, kami mempertanyakan kembali pada pihak management perusahaan yang di wakili oleh Bapak SALAM dan HRD, pada kenyataan nya mereka mengingkari janji lagi yang mana sebelumnya pihak perusahaan telah berjanji akan membayarkan cicilan upah masing – masih karyawan yaitu sebesar Rp. 2.000.000,-/0rang, cetusnya lagi.

Puluhan karyawan tersebut menambahkan bahwa Bapak SALAM (TKA) kembali mengatakan akan menelepon satu persatu karyawan untuk memberitahukan pembayaran gaji , namun sampai hari Senin pagi tidak ada dari pihak karyawan yang di hubungi oleh pihak perusahaan, sehingga pada Tgl 17 September 2018 kami datang ke PT Petrus Indonesia untuk bekerja seperti biasa, sementara dari pihak Security tidak memperbolehkan para karyawan masuk dengan alasan ini perintah management perusahaan melalui HRD, tutupnya.

Untuk mencari tahu kebenarannya, media ini langsung menemui pihak Sicurity (18/09/2018) saat di konfirmasi mengatakan, silahkan di isi dulu buku tamu nya pak untuk di sampaikan kepada pimpinan PT. Petrus Indonesia, cetusnya.

Kemudian Security tersebut mempertanyakan, apakah sebelumnya sudah ada komunikasi atau janjian untuk bertemu dengan pimpinan di perusahaan ini ? tanya nya.

“kami sudah sampaikan kepada Pimpinan PT.Petrus Indonesia, beliau tidak bersedia untuk di temui apalagi untuk keperluan wawancara ” tutup nya.(SS)

Detik Video