PT.MITRA CELL TIDAK BISA MEMPERLIHATKAN IZIN, TERPAKSA TEPATI JANJI

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Menjamurnya bangunan Tower di kota Batam ternyata sebagian besar perusahaan tidak dapat memperlihatkan legalitas kelengkapan perizinannya yang telah terbitkan oleh pemerintah daerah maupun pemerintahan pusat.

Salah satunya bangunan Tower di Perumahan Tembesi Raya milik PT.Mitra Cell saat melakukan pertemuan dengan warga terkait kerusakan alat – alat elektronik milik mereka sebanyak 66 KK di duga berasal dari radiasi, warga pun meminta pertanggung jawaban ganti rugi dari pihak perusahaan dan meminta agar Tower tersebut segera di bongkar jika tidak memiliki izin.

Dalam pertemuan rapat tersebut,salah seorang warga bertanya, mana surat izin dari pemerintah daerah maupun pusat bahwa Tower PT.Mitra Cell untuk pengurusan segala kelengkapan izinnya sudah melalui prosedur, tanya warga tersebut.

Lalu pihak management PT.Mitra Cell menunjukan surat tersebut kepada ratusan warga, karena kurang puas warga pun meminta surat tersebut untuk di bacakan, pada kenyataannya saat surat di bacakan oleh salah seorang perwakilan warga Perumahan Tembesi Raya isinya cuma sebatas surat rekomendasi/pengantar dari kelurahan untuk dilanjutkan pengurusannya ke instansi lainnya.

” Saya berharap agar semua warga bisa tenang, barang – barang electronik yang telah rusak akan kami bayarkan paling lambat tanggal 25 Desember 2017 nanti ” ucap pihak PT.Mitra Cell ditengah warga banyak.

Warga pun mendesak supaya bangunan Tower di bongkar secepatnya, apabila pihak PT.Mitra Cell tidak bisa memperlihatkan izinnya pada warga, selama ini warga sudah resah ada apa di balik semua ini, kalau masalah bayar itu sudah menjadi tanggung jawab pihak perusahaan, namun bagaimana nasib warga disini kedepannya jika pihak PT.Mitra Cell selalu tidak dapat memperlihatkan kelengkapan izinnya sampai Tower tersebut bisa beroperasi,cetus warga saat berlangsungnya rapat.

Berjalannya waktu, sesuai informasi yang di himpun media ini dari warga Perumahan Tembesi Raya, bahwa dari perwakilan PT Mitra Cell pada tanggal 23 Desember 2017 telah menepati janjinya dan melakukan pembayaran kerusakan barang – barang electronic milik warga sebanyak 66 KK dengan nilai uang sebesar Rp.800.000,- sampai dengan Rp.1.200.000,-namun kami belum puas jika PT.Mitra Cell tidak bisa memperlihatkan izinnya kepada keseluruhan warga,ucap salah seorang warga Perumahan Tembesi Raya pada media ini.(ss)

Detik Video