PT.DHARMA KEMAS BERGANDA TERBITKAN FAKTUR BIAYA PEMBELIAN TANAH KEPADA MASYARAKAT

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.com – Masyarakat Batam khususnya yang berdomisili di Kampung Belimbing kelurahan Sadai kecamatan Bengkong tidak dapat berbuat banyak lagi, dengan terbitnya faktur biaya pembelian tanah dari PT.Dharma Kemas Berganda sebesar Rp.2.85000,-/meter di berikan tenggang waktu atau jatuh tempo pemmbayaran sampai tanggal 31 Agustus 2017.

Beberapa warga Kampung Belimbing menuturkan ” kami bukan tidak mau bayar, tetapi harga tanah tersebut apakah bukan terlalu mahal, kami berharap supaya BP.Batam selaku pemegang Hak Pengelolaan Lahan (HPL) mengkaji kembali Uang Wajib Tahunan Otorita Batam (UWTO) yang telah di bayarkan PT Dharma Kemas Berganda.

Sementara beberapa waktu yang lalu BP.Batam telah memberikan undangan kepada 15 perusahaan penerima alokasi lahan,berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, di atas lahan yang dialokasikan tidak melaksanakan pembangunan dan pemanfaatan sesuai peruntukan sehingga BP Batam telah menerbitkan surat peringatan, oleh karena itu para penerima alokasi lahan tersebut agar hadir dengan membawa dokumen asli terkait alokasi lahan yang dimiliki pada :
: Senin 14 Agustus 2017 No urut 1-5
: Selasa 15 Agustus 2017 No urut 6-10
: Rabu 16 Agustus 2017 No urut 11-15
Pada pukul 09,00- 15.00 WIB, Tempat ruang rapat kantor Pengelolaan lahan BP Batam di gedung Bida Utama LT.2 Batam Centre.

Sementara lahan yang dialokasikan oleh BP.Batam kepada PT.Dharma Kemas Berganda seluruh bangunan rumah adalah di bangun oleh warga sendiri serta pembangunan fasilitas jalan dan Drainase di danai melalui anggaran APBD maupun APBN, apakah benar lahan yang telah dialokasikan BP Batam kepada PT.DKB sudah sesuai dengan peruntukannya,dan apakah penerimaan biaya pembelian lahan yang di pungut PT.DKB dari masyarakat atas persetujuan BP.Batam.(Amjoi)

Detik Video

BANNER