PROYEK PEMKO BATAM MILLYARAN RUPIAH TERKESAN ASAL JADI

Batam, Detik Global News. Com – Benginilah terlihat pekerjaan fisik proyek Drainase dengan menelan anggaran Millyaran Rupiah terkesan asal jadi, dimana sesuai perjanjian kontrak kerja akan berakhir pada bulan April 2018.

Dengan melihat kondisi fisik dari hasil pekerjaan di lapangan,tentu menuai banyak pertanyaan, bagaimana mungkin pihak pelaksana proyek melakukan serah terima kepada Pemko Batam jika kondisi fisik pekerjaannya masih seperti ini,  kata Manurung salah seorang warga Bengkong.

“Biasanya sebelum di lakukan serah terima,  sepengetahuan saya pihak kontraktor/pelaksana kegiatan proyek harus terlebih dahulu membuat laporan atau berita acara terlebih dahulu,  yaitu  dalam bentuk  dokumen di sertai foto -foto kegiatan selama pelaksanaan proyek berlangsung ” kata Manurung.

Manurung menambahkan pantas saja kontraktor selama ini sebagai mitra Pemko Batam kian tumbuh subur, kalau masih seperti ini kondisi fisik pekerjaan siapa saja mungkin bisa mengerjakannya dan tidak perlu menggunakan tenaga ahli di bidang kontruksi sipil.

“Ada beberapa pekerjaan yang tidak di laksanakan oleh pihak kontraktor, seperti terlihat pada gambar tidak adanya bak kontrol, sambungan beton tidak menyatuh dengan jembatan, pembesian di lokasi proyek (Drainase)masih terlihat berantakan, padahal anggarannya mencapai Millyaran Rupiah ” kata Manurung lagi pada media ini.

Masih kata Manurung beberapa waktu yang lalu Walikota Batam pak Rudi pernah melakukan  kunjungan kerja ke daerah Bengkong dan warga mempertanyakan nasib proyek Drainase dengan nilai anggaran Millyaran rupiah, tetapi salah seorang staf pegawai Pemko Batam  saat bersama Walikota Batam menjawab “Nanti bulan Oktober ” di lanjutkan lagi, ungkapnya pada warga Bengkong.

Dari pantauan dan penelusuran media ini bahwa nama proyek : pekerjaan pmbangunan Drainase lelurahan Sadai wilayah I Kota Batam, Nomor kontrak : 04/KONTRAK/PBPJP/PDWIKB/SDA/BMSDA/APBD-BTM/VII/2017. Tanggal kontrak 04 Juli 2017 & Nilai Kontrak Rp.1.573.264.856,-masa pelaksanaan 150(seratus lima puluh) Hari Kerja.(SS)

 

 

 

 

 

Detik Video