PERBAIKAN JALAN MENGGUNAKAN DANA DESA BUTUH PERHATIAN & PENGAWASAN

SERGEI.DETIKGLOBALNEWS.COM – Pembangunan desa yang tertinggal beberapa tahun ini telah mendapat perhatian dari pemerintah pusat, kuncuran dana pun diserahkan di setiap desa untuk melaksanakan pemerataan pembangunan, hanya saja bantuan “ Dana Desa” tersebut sering di manfaatkan oleh oknum – oknum tertentu tidak tepat sasaran alias sering di salah gunakan.

Salah satu daerah yang menjadi sorotan tim media ini (amjoi group) di daerah Dusun V Pegatalan Desa Pematang Cermai Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagei Propinsi Sumatera Utara berdasarkan investigasi di lapangan pada hari Selasa (02/01/2018) melihat jalan yang penuh lubang bercampur lumpur, padahal sebelumnya Dana Desa tahap pertama pada tahun 2015 telah di kuncurkan dengan nilai sebesar Rp 320.000.000,-(Tiga ratus dua puluh juta rupiah).

Beberapa tokoh dari masyarakat mengatakan pada tim media ini (amjoi group) bahwa Dana Desa tersebut di manfaatkan oleh oknum – oknum tertentu untuk biaya pembelian pasir dan kemudian pihak pekerjanya hanya menyiramkan pasir tersebut di atas jalan, ucapnya.

Para tokoh masyarakat kemudian menjelaskan, bahwa pada tahun 2016 desa ini kembali lagi mendapat kuncuran Dana Desa Rp 700.000.000, tetapi kita melihat pekerjaan yang dilakukan tidak memiliki papan nama proyek dan hasilnya tidak berkualitas buktinya jalan ini masih berlubang – lubang , ucapnya lagi dengan nada kesal.

” Harapan kami sebagai masyarakat yang tinggal di desa, supaya para lembaga penegak hukum turun gunung atau memasuki desa – desa terpencil untuk melakukan investigasi & audit terkait penggunaan Dana Desa sesuai dengan bestek kerja dan kualitas pekerjaan agar diminta pertanggung jawabannya ” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan dan untuk mencapai perimbangan pemberitaan tim media ini (amjoi group) mencoba menemui Kepala Desa Pematang Cermai yaitu Bapak Arifin, namun tidak berhasil, bukan hanya disitu saja tim media mencoba menghubungi posel seluler genggamnya dengan Nomor : 0853 6214 xxxx pada hari Selasa (02/01/2018) namun tidak diangkatnya.(amjoi group)

Detik Video