PEMBACAAN TUNTUTAN KEPEMILIKAN 42382 BUTIR EXTACY

Batam,Detik Global News.com – Persidangan di kantor Pengadilan Negeri Kelas IA Batam kembali di gelar pada hari Senin (16/04/2018) terkait kepemilikan narkoba jenis Extacy sebanyak 42382 butir oleh Muhamad alis Amin.

Dari proses berjalannya persidangan Sdr .Amin sebagai terdakwa kepemilikan obat haram di tuntut hukuman “ seumur hidup “ kurungan penjara yang di bacakan oleh jaksa penuntut umum pegawai Kejaksaan Negeri Batam.

Dari pantauan tim media ini memo 86 (Amjoi group) di ruang sidang kantor pengadilan negeri Batam, terlihat  surat tuntutan yang datangnya cukup lama ini ! dibacakan Samuel Pangaribuan SH, Jaksa di Kejari Batam dihadapan ketua majelis Reni Pitua Ambarita SH,Marta Napitupulu dan Eginovita keduanya sebagai hakim anggota,panitera dan penasihat hukum terdakwa.Eliswita SH.

Kemungkinan waktu yang begitu mepet dengan masa penahanan terhadap terdakwa membuat pledoi hanya dibacakan secara lisan oleh penasehat hukum terdakwa yang ditunjuk oleh Pengadilan yang intinya isi pledoi tersebut minta keringanan hukuman dari majelis hakim namun sayangnya Jaksa muda spesial kasus narkoba ini tetap pada tuntutannya.

Karena dikejar dengan habisnya masa penahanan terhadap terdakwa secara estafet Ketua majelis hakim,langsung mengagendakan pembacaan putusan besok 17/4 dan memerintah Jaksa agar membawa terdakwa esok seperti yang sudah diagendakan .

Diluar sidang Amin ketika dikonfirmasi terkait tuntutan seumur hidup yang dibacakan jaksa kepada dirinya Amin hanya berkata hakim orang baik,lalu melangkah masuk kedalam mobil tahanan.

Sekedar mengingatkan 2 dari hakim yang menangani kasus Amin,merupakan hakim yang menangani kasus kepemilikan sabu-sabu 20kg atas nama terdakwa Hun ceng ning alias Toni Lee WNA asal Thailand.masih hidup setelah dituntut mati oleh Jaksa yang sama.( Amjoi group )

 

Detik Video