PEMAIN JUDI BERHASIL DI TANGKAP, ADAKAH EFEK JERA ?

Batam, Detik Global News.com – Aparat penegak hukum jajaran Polda Kepri dari dulu sampai sekarang dengan gencar – gencarnya memerangi praktek judi dadu goncang dan judi sizi/Hongkong serta judi togel di beberapa lokasi di kota Batam.

Meski para bandar judi ini memainkan modus praktek perjudiannya secara terselubung, namun pihak kepolisian selalu tetap tanggap dan sigap serta berupaya semaksimal mungkin melakukan penegakan hukum hingga berhasil menangkap para pelaku tersebut.

Berdasarkan berita yang di kutip dari media HMSTimes.com  bahwa Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang, dan Polsek Batam Kota telah berhasil mengamankan 3 kasus perjudian, dengan 14 pelaku judi siji/hongkong, dadu, dan togel.

“ Pihak kepolisian telah berhasil mengamankan 4 tersangka dengan inisial AN,NI,PN dan MA, sedangkan 2 tersangka masih DPO yang berinisial MA dan PS. Barang bukti yang diamankan uang tunai Rp. 400.000,- , 5 buah Posel seluler merek oppo, samsung, nokia, dan mitu,” Ujar Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki, Rabu (28/3/2018).

Selanjutnya, pada hari Minggu tanggal 25 Maret 2018 pada pukul 21.00 WIB, jajaran Satreskrim Polresta Barelang berhasil mengamankan 6 tersangka perjudian dadu guncang, tersangka di tangkap di lapangan depan Ruko Pasar Melayu Kecamatan Batu Aji.

Ia juga menambahkan, dari tersangka barang bukti yang diamankan 1 lembar lapak dadu, 9 buah mata dadu, 1 buah piring dan penutup, serta uang pecahan puluhan ribu sejumlah Rp.8.46000,-(Delapan Ratus Empat Puluh Enam Ribu Rupiah).

Beberapa hari kemudian, Selasa 27 Maret 2018 pukul 02.00 WIB dini hari Polsek Batam Kota, berhasil mengamankan 4 tersangka lagi dengan kasus judi togel online, barang bukti yang di amankan 1 Posel seluler samsung, 1 hp asus, 1 hp oppo dan nokia, dan uang sejumlah Rp.3.57000,-, slip penyetoran agen togel ke bank mandiri, 2 buah buku tulis ada hitungan angka, 2 pena, serta atm mandiri, ke 4 tersangka di tangkap di Batam Centre.

“Kepada tersangka dikenakan pasal 303 BIS KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara, dan paling singkat 4 tahun penjara,” tambah Kombes Pol Hengki.

“Polresta Barelang berkomitmen untuk kasus perjudian harus ditindak tegas dan kalau ada oknum yang membeking kita akan tindak tegas, supaya memberikan efek jera dan tidak mengulangi kejadian serupa ” tutupnya.

 

 

 

Sumber berita : HMSTimes.com

Detik Video