PEKERJA & PEMILIK MASSAGE KEMBALI DI HADIRKAN

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Kota Batam saat ini telah dipenuhi usaha Massage, tetapi dalam praktek yang terjadi dilapangan para pemilik Massage sebagian besar sering menyalahgunakan izin yang di terbitkan oleh Dinas DPM- PTSP Pemko Batam dengan memanfaatkan tempat tersebut untuk di fungsikan tempat perdagangan manusia.Tentu belum lama ini pekerja PSK berkedok usaha Massage di kota Batam kembali di hadirkan di persidangan, Selasa ( 29/8/2017).

Berdasarkan pantauan dan investigasi tim media ini di kantor Pengadilan Negeri Batam telah terungkap operandi sebuah “ pekerja seks komersial ” di Starlight Massage milik Roslan yang beralamat di Komplek Nagoya Newton Blok D No. 6 Kel. Lubuk Baja Kota Batam.

Dari keterangan 3 orang saksi korban yang sebelumnya di pekerjakan sebagai pekerja seks komersial di massage tersebut mengatakan bahwa mereka tinggal di ruko lantai II bersama dengan 7 orang wanita lainnya.

“ Kami datang sendiri dan tidak ada paksaan “ ungkapnya.

Di persidangan mereka juga mengakui, bahwa bekerja di tempat itu atas kemauan sendiri, dengan cara jalan- jalan mencari kerja, Dari pertama melamar mereka mengakui di wawancarai oleh terdakwa Hendry yang saat itu bertugas sebagai kasir. Ungkap Tarsini.

Persidangan tersebut di pimpin langsung majelis hakim ketua Bapak Syahrial A.Harahap.SH, dan didampingi oleh Yona Lamerosa Ketaren, SH dan Muhammad Chandra, SH, sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rosmalina Sembiring, SH.(rs/Amjoi)

Detik Video

BANNER