BURHAN GAMBAR & DPRD

PATUT DISAYANGKAN PHK SEPIHAK PERUSAHAAN MILIK OKNUM WAKIL RAKYAT

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Pemutusan hubungan kerja sepihak (PHK) yang dilakukan oleh PT.Bayu Pariama Batam diduga milik salah seorang oknum anggota DPRD Propinsi Kepulauan Riau terkesan mengabaikan undang – undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan, terpakasa harus bermuara di meja perundingan/mediasi di kantor Disnaker kota Batam.

Bapak Burhan salah satu karyawan PT.Bayu Parima Batam,korban pemutusan hubungan kerja sepihak beliau mengatakan pada tim media ini “ saya bekerja di perusahaan tersebut sudah 8 (Delapan) tahun dan di berhentikan tanpa uang pesangon “ ucapnya.

Permasalahan tersebut sudah saya laporkan ke kekantor Disnaker kota Batam, sehingga berdasarkan hasil mediasi terbitlah surat dari Mediator “ MENGANJURKAN ” PT.Bayu Pariama Batam agar membayarkan uang dengan rincian sebagai berikut :
Pesangon : 8 X Rp 3.241.126 – X 2……………………………………………………..= Rp. 51.858.016
Penghargaan masa kerja 3 X Rp. 3.241.126…………………………………… = Rp. 9.723.378
Pergantian perumahan, pengobatan dan perawatan 15% X 61.581.394 =Rp 9.237.209
Jumlah total uang keseluruhan yang harus dibayarkan oleh PT.BPB sebesar Rp 70.818603.

Hingga berita ini diterbitkan PT.Bayu Parima Batam yang diduga milik salah seorang anggota DPRD Prov Kepri berinisial SS belum berhasil ditemui media ini untuk dimintai keterangannya.(tim/amjoi)

Detik Video

BANNER