Pajabat Publik Pemko Batam Terkesan melakukan Pembenaran diri

Batam, Detik Global News. Com – Berdasarkan hasil wawancara media ini pada tanggal 31/06/2018 di kantor kabag humas Pemko Batam bahwa anggaran publikasi tahun 2018 yaitu sebesar 3,2 milyar rupiah.

Bapak Yudi selaku Kabag Humas Pemko Batam saat itu telah menjelaskan secara rinci jumlah media online sebanyak 30 lebih dan memberikan uang sebesar Rp. 1.500.000.-/bulan sebagai bentuk kerjasama penerbitan pemberitaan kegiatan di Pemko Batam, kata Yudi diruang kerjanya.

Setelah media ini meninggalkan ruang kerjanya dan tidak berapa lama kemudian dilakukan lah  penerbitan pemberitaan dari hasil  wawancara tersebut, tiba – tiba kabag humas Pemko Batam langsung memblokir  WhatsApp nya tanpa di ketahui apa penyebabnya.

Sementara berdasarkan pemberitaan yang di kutip dari media BATAMTIMES bahwa pak Yudi Admajianto menjelaskan sekitar bulan Juni, bulan Juli, kita berikan satu juta saja kepada setiap media, karena jumlah media online yang terdaftar di Humas Pemko Batam sudah mncapai 30, sementara anggaran Kita terbatas” kata Yudi Admajianto.

Padahal media ini sebelumnya telah melakukan wawancara langsung di ruang kerjanya pada tanggal 31/06/2018 yang mengatakan  Kalau media online yang sudah berlangganan di Pemko Batam ada sekitar 30 lebih, rata – rata satu bulan Rp. 1.500.000,/media, satu bulan hampir Rp.60.000.000 dan syaratnya harus terverifikasi di Dewan Pers dan kemarin itu juga temuan BPK di propinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang tidak terverifikasi dan itu kita sudah terapkan mulai bulan Januari, ucap Yudi dengan tegas.

Tentu apa yang di katakan kabag Humas Pemko Batam Bapak Yudi Admajianto tersebut terkesan melakukan pembelaan diri, pada faktanya saat media ini sebelumnya telah melakukan ekspos terkait besaran uang yang di berikan Rp.1.500.000,-/bulan kepada masing – masing media, beliau pun langsung memblokir  WhatsApp nya.(SS)

Detik Video