MARAK PELAKU TAMBANG PASIR ILLEGAL MEMBUAT “DEVELOPER & PANGLONG “TUMBUH SUBUR

Batam, Detik Global News.com – Maraknya pelaku tambang pasir illegal di kota Batam khususnya di daerah Nongsa dan Tembesi menuju jalan Berelang membuat para pihak Developer & pemilik toko bangunan (Panglong) di kota Batam tumbuh subur.

Dari pantauan dan investigasi media ini di lapangan pelaku tambang pasir dengan terang – terangan melakukan kegiatan tanpa pernah memikirkan dampak lingkungan yang akan di timbulkan nantinya.

“ Harga pasir tongkang tentu lebih mahal di bandingkan dengan harga pasir hasil tambang Batam sangat jauh lebih murah  “ kata sumber media ini yang tidak bersedia namanya dipublikasikan.

Herman Rozi selaku pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Lingkungan Hidup saat di konfirmasi media ini menjelaskan, bahwa hasil kordinasi saya dengan pak Kabid bahwasannya bisa kita serahkan langsung ke BLH Propinsi, terangnya.

Dia menambahkan, Pada pasal 7 ayat 4 bahwasannya “ Instansi lingkungan hidup di tingkat daerah kabupaten/kota berwenang mengelola pengaduan terhadap usaha dan/atau kegiatan dalam hal izin di bidang lingkungan hidup diterbitkan oleh Bupati/Walikota “ terangnya lagi.

“ Akan kami siapkan surat ke BLH Propinsi Kepri “ tutupnya pada media ini.(ss)

Detik Video