LOKASI TAMAN DI JODOH BERUBAH DRASTIS JADI TEMPAT KERAMAIAN, ADA APA DISANA ?

Batam, Detik Global News.com – Keramaian penggunjung disalah satu lokasi taman di Jodoh patut menjadi perhatian masyarakat kota Batam, tentu setiap orang yang melintasi daerah tersebut tentu ingin tahu ada usaha dan permainan apa di sana.

Awak media inipun mencoba mendatangi lokasi keramaian di taman tersebut pada hari Sabtu (31/03/2018) malam sekitar pukul 22.00 WIB, ternyata sebuah ada permainan lapak dadu yang di pertontonkan untuk umum dan di buka secara terang – terangan tanpa menghiraukan keberadaan penegak hukum di wilayah Propinsi Kepulauan Riau khususnya kota Batam.

” Saya melihat ada sesuatu ini, permainan lapak dadu kok bisa di buka terang – terangan di tengah pusat kota Batam, menurut saya kalau hanya sesama masyarakat  yang berdomisili di kota Batam yang tahu mungkin permainan seperti ini secara sembunyi bunyi sudah hal biasa, ini kan di pusat kota, bagaimana jika sewaktu – waktu pejabat dari pusat melakukan kunjungan kerja ke kota Batam dan sepengetahuan saya kota Batam sering di kunjungi pejabat dari pusat, apakah mereka tidak pernah melihat ini apalagi lapak dadu ini sudah cukup lama di buka ” kata salah seorang warga yang tidak jauh dari lokasi dadu tersebut.

Dia menambahkan, harusnya Pemko Batam dengan secepatnya memamfaatkan lahan tersebut sesuai peruntukkannya, kalau untuk taman mengapa di biarkan jadi lahan kosong, ini kan jadi polemik juga sehingga sering di manfaatkan orang – orang tertentu untuk memperoleh keuntungan di tengah lesunya perekonomian Batam saat ini.ungkap dia lagi.

” Menurut saya ini juga bagian dari tanggung jawab Sappol PP, dimana fungsinya sebagai penegak perda kota Batam, menertibkan serta menindak segala bentuk usaha yang tidak memiliki izin dari pemerintah, lalu patroli rutin kemana saja selama ini di galakan dengan anggota begitu banyak ? tanya dia lagi.

Saya melihat terkait persoalan lapak dadu di kota Batam khususnya di sekitar areal jodoh bertempat di taman dan di kecamatan Sagulung sampai saat ini masih tetap beroperasi, bukanlah sesuatu hal yang sulit untuk di tertibkan, semua berpulang kepada mitra kerja perangkat RT/RW, Lurah, Camat, Sappol PP maupun aparat penegak hukum, tutupnya.

Hingga berita ini di terbitkan dan untuk perimbangan pemberitaan awak media ini belum berhasil menemui instansi terkait untuk di mintai keterangannya.(TS)

 

Detik Video