LEMBAGA PENEGAK HUKUM TERKESAN TAKUT MENINDAK PENGUSAHA ILEGAL DI PELABUHAN RAKYAT PUNGGUR DALAM

Detik Global News.com – Masih terlihat aktifitas  di pelabuhan rakyat khususnya pelabuhan yang berada di Punggur dalam para pengusaha exportir ini sepertinya tidak ciut/merasa tidak takut kepada instansi lembaga penegakan  hukum, dari pantauan dan investigasi awak media ini di lokasi aktifitas bongkar muat barang dilakukan dengan cara terang terangan, tanpa adanya pengawasan dari pihak instansi mana pun.

Awak media ini mencoba menghampiri salah seorang buruh bongkar muat yang namanya tidak mau disebutkan, saat di tanya Mas maaf … siapa pemilik barang ini ?

Lalu dianya menjawab, sorry… bang saya hanya pekerja dan di gaji setiap ada lori yang masuk ke pelabuhan ini.

“Kalau bapak  mau tau silahkan tanyakan langsung kekantor  Bea & Cukai atau kepihak Syabandar, atau kekantor Angkatan Laut “ ungkapnya pada awak media ini, pada hari Minggu (05/08/2018)

Lalu awak media ini mencoba mendatangi kantor Bea & Cukai yang berada di wilayah Punggur Kota Batam, untuk melakukan konfirmasi, namun tidak seorang pun pejabat disana bersedia diminta keterangannya.

Kemudian awak media ini mencoba menghubungi salah seorang pejabat Bea & Cukai yang enggan di publikasikan namanya dan mempertanyakan terkait legalitas pelabuhan rakyat tersebut dan pihak mana yang bertanggungjawab melakukan pengawasan , melalui pesan WhatsApp nya menjawab, Kalau pelabuhan illegal pasti tidak ada aparat di pelabuhan (Syahbandar, Polisi,Bea Cukai,dll).

“Dan kapal-kapal yang keluar dari pelabuhan illegal pasti ditangkap oleh kapal-kapal patroli Batam,  T. pinang dan T,balai Karimun”terangnya pada awak media ini.

Ketika awak media ini mempertanyakan status legalitas hukum  pelabuhan Punggur dalam, apakah itu termasuk pelabuhan illegal ?

Dia menjawab,  Punggur dalam juga, dan beliau juga menambahkan bahwa  di Batam kurang lebih ada 70 titik pelabuhan illegal, selain rawan penyelundupan juga merugikan karena tidak memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah, dari sisi pengawasan aparat penegak hukum akan melakukan penindakan dilaut, melalui pesan dari WhatsApp nya yang di kirimkan pada awak media ini.

Beliau menjelaskan silahkan langsung ketemu dengan pejabat BP Batam aja mas…karena penetapan pelabuhan resmi oleh Dewan Kawasan, saran nya pada awak media ini.

Kemudian awak  media ini mencoba menghubungi salah seorang pejabat di BP Batam, melalui  pesan dari WhatsApp nya menjawab, bahwa pelabuhan Punggur dalam tersebut  dibawah pengawasan Pemkot mas… dan mas bisa langsung tanyakan ke pihak Pemko ya…melalui pesan singkat yang enggan di publiksikan namanya.

Hingga berita ini di terbitkan dan guna perimbangan pemberitaan pihak Pemko Batam yang membidangi perizinan pelabuhan belum berhasil di temui oleh awak media ini, sementara aktifitas bongkar – muat barang berlangsung bebas yang di duga illegal tanpa ada pengawasan dari pihak mana pun.(GS)

Detik Video