LAPORAN PT. ADIRA FINAEN KEPOLSEK PERLU DI KAJI KEMBALI

Pekan Baru,Detik Global News.com – Laporan Polisi bernomor LP /511/XII/2016 pada tanggal 8 Desember 2016 Polsekta Sukajadi Pekan Baru oleh PT. Adira Fainen kepada nasabahnya yaitu ibu Intan tentang tuduhan dugaan penggelapan sepertinya perlu di kaji ulang kembali berdasarkan perjanjian akad kredit dan perjanjian di depan notaris atas perjanjian fedusia untuk mengetahui siapa nama pemilik kenderaan roda empat dengan merek Daihatsu AYLA Elegan MTMI warna merah, nomor rangka MHKS4DA3 JFGG041540,no mesin 1KRA 240722,tahun 2015.

Berdasarkan keterangan ibu Intan kepada tim media ini bahwa, PT ADIRA Fainen telah melaporkan dirinya kepada pihak kepolisian tentang pelanggaran undang – undang Fedusia, menurut saya ini keliru, bahkan dia bertanya sejak kapan saya memalsukan identitas atau mengalihkan kredit kepada Pihak lain, jelasnya.

“jangan karena pembayaran cicilan kredit mobil menunggak, lantas saya di laporkan kepada pihak kepolisian atas tuduhan penggelapan dengan mengalihkan unit kenderaan kepada pihak lain, saya rasa pihak PT. Adira Fainen sudah mempermalukan saya di mata hukum tegasnya.

Sepengetahuan saya yang namanya angsuran kredit unit mobil jika melakukan tunggakan pembayaran di PT. Adira Fainen manapun harus sesuai dengan ketentuan hukum dan ada prosesnya di kantor pengadilan, atau di kantor Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) yang di atur dalam undang – undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, ucapnya.

” Di Surat Tanda Nomor Kenderaan (STNK) mobil ini sudah jelas – jelas atas nama saya, kok malah saya di tuduh melakukan penggelapan ” ungkap Intan sambil memperlihatkan STNK mobil tersebut pada tim media ini.(tim)

Dia menambahkan, laporan polisi yang di tuduhkan kepada diri saya sepertinya salah alamat, semestinya pihak perusahaan mendaftarkan perkara ini di kantor pengadilan Pekan Baru, bukan di kantor Polsekta Sukajadi, tutupnya.

Hingga berita ini di terbitkan dan untuk memperoleh perimbangan pemberitaan pihak perusahaan belum berhasil di temui tim media ini untuk di mintai keterangannya.

 

 

 

 

Detik Video