LAM BATAM LAMBAT BERSIKAP

Batam, 20 April 2018
LAM yang didirikan dengan tujuan adalah menjaga dan membina adat .
Dapat di katagorikan sebagai pelindung  dan perasaan Adat Melayu .
Dengan kejadian yang terjadi di Dataran Engku Putri, LAM sangat lamban dalam memberikan respons  dan bersikap.
Apakah dikarenakan menyangkut gelar yang disematkan sebagai DATO Setia Amanah yang merupakan gelar tetap bagi seorang Walikota Batam maka LAM tidak serius menanggapinya.
LAM hendaknya alert atau cepat tanggap bukannya lamban.
Wibawa adat Melayu dipertaruhkan dengan tarian seronok dan tak senonoh tersebut.
Sebagai DATO SRI SETIA AMANAH seakan –  akan tidak ingin menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cepat. Maka dengan lambannya sikap dari LAM tentu kami sebagai orang Melayu berketurunan Zuriath menyerukan  independensi LAM sebagai lembaga adat.
Hari sudah berselang berapa lama lalu mau nunggu sampai basi ?
Sudah ada 2 (dua) Yuris Prudensi alertnya LAM.
Coba aja kalau perantau yang  bermasalah dengan adat atau orang Melayu pasti cepat kilat bagai Halilintar kepeduliannya. Saya rasa rakyat Batam semua tau akan hal itu .
Nah pertanyaannya mengapa acara 14 April 2018 begitu lamban bagai umang – umang dalam bersikap ini lembaga Adat dan simbolnya tidak main – main kaaaan ?
Sebagai orang berdarah Melayu dan Zuriath sangat sedih dan prihatin melihat yang seperti ini dari sebuah Lembaga ADAT yang di junjung tinggi oleh rasa dan perasaan orang – orang Melayu .
Yang selalu di teriakan atau digaungkan adalah Bumi di Pijak Langit di Junjung .
takkan hilang Melayu di bumi .
Namun Marwah Adat di coreng dan digores di depan muka namun lambat kami saksikan.
Engku Putri itu apakah sebuah nama yang bukan melambangkan adat ?
Sehingga seenaknya gerak lamban di suguhkan???  Sebagai Zuriath saya pribadi tidak bisa menerima perlakuan LAM yang lamban dan cendrung senyap.
Bubarkan saja jika sikap seperti ini menjadi tabiat suatu lembaga Adat.
Jika telah memangku  nama dengan adat maka tidaklah pantas hanya berdiam diri.
Nama LAM begitu Agung di hati kami orang Melayu namun apa yang dirasa saat ini hanya kata Lambat yang bergema di hati kami terutama saya sebagai Zuriath RAJA HAMIDAH ( Engku Putri ).
Sumber : JJ  Zukriansyah
Ditulis oleh : S. Sibarani.

Detik Video