KURANG LEBIH 11 TAHUN BAYAR CICILAN KREDIT, KONSUMEN MERASA KEHILANGAN HAKNYA

Spread the love

Batam, Detikglobalnews.com – Juara Simanjuntak tiba – tiba kaget saat melihat kondisi bangunan dan warna cat rumahnya yang beralamat di Komplek Perumahan Buana View kelurahan Kibing kecamatan Batu Aji Kota Batam sudah berubah drastis tidak seperti kondisi sebelumnya lagi.

Dirinya menceritakan bahwa pada tahun 2018 rumahnya telah  menunggak selama 6 bulan karena ekonomi lagi susah sehingga tidak  mampu melakukan pembayaran  angsuran kredit kepada pihak Bank BTN yang berkantor di Batam Centre.

Juara Simanjuntak mengatakan bahwa pihak bank menyita rumah saya tanpa sepengetahuan pemilik rumah dan saya belum tau status rumah itu di lelang atau di jual begitu saja kepada orang lain, ujarnya.

Dia menambahkan pada bulan Februari 2019 saya mengecek rumah saya, tiba – tiba sudah berubah pada bagian depan dan warna cat sudah diganti, setelah saya caritahu ternyata sudah ada orang yang menempatinya dan mengaku telah membeli rumah tersebut dari salah seorang perempuan.

Lalu saat itu saya bertanya bagaimana anda bisa masuk kedalam rumah saya sementara kunci  rumah  ada sama saya, lalu dia menjawab,  ini rumah saya, saya baru beli pada bulan Januari 2019 dari salah seorang perempuan, katanya  membeli rumah ini dari pihak Bank  BTN.

Juara Simanjutak menambahkan, Padahal pihak Bank BTN tidak ada menghubungi saya kalau rumah tersebut telah dijual kepada orang lain. Setelah itu saya langsung mendatangi pihak  Bank BTN yang beralamat di Batam Center dan menanyakan kepada pihak Bank  dibagian tunggakan cicilan kredit dan bertanya, Kenapa rumah saya dijual begitu saja kepada orang lain ?

Lalu salah seorang petugas di Bank BTN Batam Centre menjawab, rumah sudah dijual kepada ibu Hotma uli.

Dan saya bertanya lagi,  Kenapa tidak ada pemberitahuan kepada saya bahwa rumah itu dijual kepada orang lain ?

Lalu pihak pegawai Bank BTN menjawab, Katanya sudah dikirim surat tunggakan, namun saya tidak ada pernah menerima surat tersebut,kata Juara Simanjuntak dengan tegas.

Masih kata Juara Simanjuntak, bahwa  pihak Bank BTN menyuruh saya menemui ibu Hotma uli, dan  hari itu juga saya temui ibu Hotma dan menunjukan bukti – bukti berupa kwitansi pembayaran cicilan kredit setiap bulan sebesar Rp.1.100.000,- selama kurang lebih 11 tahun saya bayar,tutupnya.

Hingga berita ini diunggah dan guna perimbangan pemberitaan pihak dari Bank BTN yang berkantor di Batam Centre belum berhasil ditemui oleh media ini untuk dimintai keterangannya.(SS)

 

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KURANG LEBIH 11 TAHUN BAYAR CICILAN KREDIT, KONSUMEN MERASA KEHILANGAN HAKNYA"