KEPSEK SDN 002 BATAM KOTA : “DIPENGUMUMAN TIDAK ADA NOMOR URUT SISWA BARU”

Batam, Detik Global News.com – Penerimaan Pendaftaran Didik Baru di SDN 002 Batam Kota sempat menimbulkan rasa kecewa pada calon orang murid saat melihat pengumuman, ternyata tidak di cantumkan nomor urut siswa yang di telah di terima, sehingga beberapa orang tua menaruh rasa curiga ada apa di balik ini kok nama dan usia siswa saja yang di munculkan, sementara nomor urut adalah sebagai salah satu bukti daya tampung sekolah.

“Berdasarkan jumlah siswa di papan pengumuman yang di terima melalui jalur online sebanyak 76 siswa, selebihnya nanti masuk melalui jalur Komite sekolah” kata pak Madi selaku operator di SDN 002 Batam Kota.

Sementara kepala sekolah SDN 002 Batam Kota menjelaskan bahwa daya tampung sekolah 108 siswa, murid perombel 36 siswa dengan ketersediaan ruang belajar 3 kelas, ungkapnya pada media ini.

” Untuk Bina Lingkungan di kelola komite sekolah, tanya aja langsung sama pihak komite nya ” kata ibu Rohana pada media.

Ketika media ini mencoba menghubungi ponsel seluler komite SDN 002 Batam Kota mengatakan apa hubungan media bertanya mengenai penerimaan siswa baru di sekolah, komite langsung mematikan ponsel selulernya.

Dari pantauan dan investigasi media ini ternyata jumlah siswa baru yang di terima berdasarkan keterangan ibu Rohana selaku kepala sekolah di SDN 002 Batam hanya 108 siswa, dimana pada hari ketiga media ini mendatangi sekolah tersebut jumlahnya malah bertambah 120 siswa, lalu apakah benar penambahan siswa sebanyak 40 orang masuk melalui jalur komite ?

Saat media ini menghubungi ibu Rohana terkesan berdalih, kami panitia mengajukan ke Dinas pendidikan semua sekolah di Batam seperti itu, untuk apa itu di tanya ya…sudah tidak usah di permasalahkan anak murid dan orang tua aja tidak masalah dengan data yang kami umumkan saya heran aja bapak tanya terus gitu, jawabnya melalui pesan dari WhatsApp nya.

Lalu media ini mencoba menanyakan usia/umur siswa yang terendah yang di terima di SDN 002 Batam Kota, ibu Rohana selaku kepala sekolah langsung memblokir WhatsApp nya dengan media ini.

Sementara bapak Tambunan warga Baloi Kolam sangat kecewa dimana dari awal beliau telah mendaftar kan anak nya di SDN 002 Batam Kota dengan usia 6 Tahun 10 bulan, pada kenyataannya di lakukan penolakan dengan alasan nama anaknya tidak muncul di papan pengumuman PPDB.

” Supaya ini transparan saya minta kepada OMBUDSMAN & Saber Pungli turun langsung ke sekolah untuk melakukan audit terkait jumlah siswa yang di terima sebanyak 40 siswa melalui jalur komite untuk memastikan berapa usia terendah siswa yang di terima, apakah itu benar domisilinya di Bina Lingkungan ” pinta nya dengan tegas.(SS)

 

Detik Video