KAKANPEL BP BATAM : SAYA SEDANG TUNGGU DATA JUGA, “COBA TANYA DISHUB PEMKO BATAM”

Batam, Detik Global News.com – Menjamurnya pelabuhan di Kota Batam tentu akan menjadi peluang besar bagi para pelaku penyeludup barang illegal untuk memasukan barang maupun keluar tanpa menggunakan dokumen/manifes barang dari areal kawasan kepabenan Kota Batam.

Kakanpel BP Batam yaitu Bapak Nasrul ketika di konfirmasi awak media ini terkait jumlah keseluruhan pelabuhan di Kota Batam khususnya di kecamatan Nongsa menjelaskan, saya sedang tunggu data juga pak, coba tanya Dishub Kota Batam, menjelaskan pada awak media ini.

“Kemarin kita sudah rapat, BP Batam akan fasilitasi bila Pemko Batam firm dengan lokasinya ” tutur nya lagi.

Masih kata Kakanpel BP Batam, hal ini sedang di bahas antara Dishub Pemko Batam, Dishub Kepri, KSOP & BP Batam sebagai pihak terakhir yang harus di sediakan lokasi, kami sedang tunggu usulan Dishub Pemko Batam.

Beliau menambahkan, Saat ini hanya ada pelabuhan Punggur Terminal Ferry dan pelabuhan ASDP, selain dari itu belum pernah melakukan pengajuan kepada kita, terang pak Nasrul melalui pesan singkat dari WhatsApp nya.

Sementara dari pantauan dan investigasi awak media ini selain pelabuhan RORO Punggur (ASDP) & Pelabuhan Terminal Ferry masih marak beroperasi khususnya di sekitar kecamatan Nongsa, belum lagi di wilayah kecamatan lainnya beroperasi dari malam hingga subuh hari setiap hari nya yang di duga sebagai pelabuhan illegal.

Hingga berita ini di terbitkan kepala Dinas Perhubungan Pemko Batam yaitu Bapak Rustam Efendi belum berhasil di temui oleh awak media ini untuk di mintai keterangannya.(SS)

 

Detik Video