KADISHUB PEMKO BATAM DIDUGA MELAKUKAN PEMBOHONGAN DATA JUKIR

Batam, Detik Global News.com – Rustam Efendi selaku Kepala Dinas Perhubungan Pemko Batam diduga telah melakukan pembohongan data juru parkir saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) di ruang rapat Komisi III DPRD Kota Batam pada hari Selasa (31/07/2018).

Berdasarkan hasil penelusuran awak media ini di lokasi Sungai Panas simpang Pondok Asri bahwa juru parkir ada sekitar 9 0rang dalam satu shif, sementara sesuai seragam yang telah di pakai oleh sang jukir sudah jelas NIJP 1603, tentu hal ini sangat tidak singkron  apa yang sampaikan oleh Bapak Rustam Efendi saat RDP dengan Komis III DPRD Kota Batam beberapa waktu lalu.

” Masyarakat Kota Batam  sudah pasti banyak baca berita harian Batam Pos, dimana retribusi parkir baru tercapai 3, 5 Millyar dengan jumlah jukir ada sekitar 608 padahal petugas jukir yang ada di Sungai Panas aja sudah memakai Nomor : 1603, apakah ini bukan suatu pembohongan ” tanya salah seorang saat belanja di Sunly supermarket.

Dia menambahkan, justru itu harapan masyarakat agar Walikota Batam bersikap tegas untuk menyikapi kejadian ini, jika di biarkan secara terus menerus berapa Millyar uang dari pendapatan retribusi perparkiran yang hilang setiap tahunnya.

“Biar ini bisa di buka secara terang benderang  Walikota Batam harus melibatkan OMBUDSMAN, POLRI, KEJAKSAAN & TNI agar menghindari gesekan nantinya di lapangan, ungkapnya pada media ini.

Harapan kita sebagai masyarakat Kota Batam agar kegiatan rapat dengar pendapat (RDP) di kantor Komisi III DPRD Kota Batam beberapa waktu yang lalu jangan lah di jadikan suatu ajang politik nantinya, kita sangat berharap masalah ini segera di tuntaskan sampai ke akar – akarnya, tutupnya.(SS)

 

Detik Video