KABID PENGAWASAN DISNAKER KARIMUN : BOS PT TWC MAU BAYAR JAMSOSTEK & SISA KONTRAK KERJA BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGADILAN

Spread the love

Karimun (KepriDetikglobalnews.com – Kabid pengawasan Disnaker pulau Karimun Mujarab mengatakan saya sudah mendatangi pihak PT.TWC Indonesia, bos perusahaanya mengatakan sipekerja tidak bisa masuk lagi ke PT SAIPEM ,tentu menyikapi permasalahan ini saya memberikan obsi harus membayarkan sisa kontrak kerja karyawannya.

Tetapi pihak PT.TWC menjawab, kami dari perusahaan bersedia membayar sisa kontrak dan JAMSOSTEK karyawannya harus berselisih dulu di pengadilan nantinya, setelah ada keputusan pengadilan di TanjungPinang nanti kami bayar.Katanya semua itu atas perintah bos besar mereka dari Singapore.

Kemarin juga sudah saya jelaskan kepada karyawan agar membuat laporan pengaduan kebagian perselisihan hubungan industrial (PHI),agar jangan semata-mata permasalahan ini dilaporkan pada bidang pengawasan ketenagakerjaan.Saya sempat memberikan laporan karyawan kebidang PHI tetapi pegawai di kantor tersebut tidak mau dan harus yang bersangkutan menyerahkan pada mereka.

“ Buatkan dulu surat pengaduan ke PHI, tentang tidak dibayarkannya Jamsostek serta pemutusan hubungan kerja sepihak tanpa membayar sisa kontrak kerja “ ucap Mujarab.

Pihak kantor Disnaker bidang pengawasan dan penindakan kabupaten Karimun sekarang ini tidak memilki wewenang lagi memberikan sanksi kepada setiap perusahaan yang tidak mengikuti program BPJS, saat ini sudah menjadi ranah pegawai BPJS untuk menindaknya, dan tugas kami hanya sebatas memberikan surat himbawan kepada setiap perusahaan,ucapnya lagi.

Dari data perjanjian kerja bahwa PT. TWC Indonsia sebuah Perseroan Terbatas yang berlokasi di Komplek Bintang Industrial ll Blok Dl No. 615 Tanjung Uncang, Batam, Indonesia.Nama : Yvonne Ang Siew Chicn Jabatan : Manajer HR (Grup) Mewakili untuk dan atas nama perusahaan
yang selanjutnya disebut sebagai Pihak pertama ( Perusahaan)

Sedangkan nama : David Nainggolan Selanjutnya disebut sebagai pihak kedua (Karyawan). Kedua belah pihak telah setuju dan sepakat untuk
terikat dalam perjanjian kerja dengan syarat- syarat dan ketentuan sebagai berikut :

Pihak pertama dengan ini menunjuk dan menugaskan pihak kedua di PT. TWC Indonesia dengan jabatan sebagai OPERATOR CRANE terhitung sejak tanggal 09 Mei 2016 s/d 8 November 2016.dengan masa kontrak selama 6 bulan.

Dalam pelaksanaan tugas, pihak kedua bertanggung jawab kepada ; PERWAKILAN
BATAM PT. TWC Indonesia- Indonesia

Selama masa kerja pihak pertama akan menerima gaji
pokok sebesar: Gaji Dasar – Rp. 5000,000,-setiap bulan,tunjangan makan dan transportasi Rp 35,000 setia hari dan Akomodasi Rp. 1,000,000.00 setiap bulan.

Sementara jaminan perawatan kesehatan yang diberikan kepada pihak pekerja apalagi sakit sesuai dengan ketentuan minimal yang berlaku pada Jamsostek pihak pertama akan menunjuk Dokter dan klinik sebagai tempat perawatan bagi para sipekerja di perusahaan tersebut.

Pihak perusahaan akan mengasuransikan pihak pekerja sesuai dengan standard yang diatur oleh Jaminan Sosial Tenaga Kerja ( JAMSOSTEK ), premi asuransi rnana
Akan dibayar oleh pihak kedua rnaksimum sesuai yang ditentukan didalan JAMSOSTEK sedangkan sisanya menjadi tanggungan oleh pihak perusahaan.

Gaji dan fasilitas tersebut diatas tidak diperhitungkan dengan pajak pendapatan sebagaimana di atur oleh Perundang – undangan. Pihak pekerja bertanggung jawab atas pajak penghasilannya.

Pihak perusahaan dapat melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sipekerja tanpa pesangon atau konpensasi dalam bentuk apapun termasuk biaya pemulnngan ke tempat asal rekrut.

Apabila Pihak sipekerja tanpa alasan yrang sah tidak masuk kerja selama 5 (lima) hari kerja berturut -turut dan telah dipangil 2 (dua) kali oleh pihak perusahaan secara patut maka pihak pekerja dianggap mengundurkan diri dan memutuskan perjanjian kerja secara sepihak.Dalam hal ini pihak
kedua tidak berhak menuntut pesangon maupun kompensasi dalam bentuk apapun.

Apabila pihak perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja ini sebelum berakhirnya,perjanjian kerja diluar ketentuan yang tercantum dalam pasal 5 butir 3, 4 thn 5 maka pihak pertama diwajibkan membayar kepada pihak kedua sebesar gaji karyawan
Sampai waktu seharusnya berakhir kontrak kerja ini.

Apabila pihak pertama memutuskan hubungan terhadap pihak pertama sebelum masa kerja yang ditentukan berakhir, maka pihak kedua diwajibkan rnembayar kepada pihak pertama sebesar gaji pihak kedua sampai
waktu seharusnya berakhir kontak kerja ini.

Apabila pihak kedua melakukan pelanggaran berat sesuai dengan apa yang tercantum dibawah ini, maka pihak pertama berhak melakukan pemutusan hubungan kerja tanpa diwajibkan memberikan kompensasi ganti rugi dalam bentuk apapun juga termasuk biaya pemulangan ketempat asal rekrut .Yang termasuk pelanggaran berat antara lain :

Melakukan tindakan- tildakan diluar ketentuan atau prosedur yang telah diatur oleh perusahaan atau p erundang- undangan yang berlaku.

Menganiaya / menghina atau mengacam pimpinan perusahaan, keluarga pimpinan perusahaan atau teman sekerja baik secara langsung maupun tidak langsung atau membunjuk orang lain untuk melakukan hal tersebut.

Membujuk pirnpinan perusahaan ke luarga dan pirmpinan perusahaan atau teman sekerja untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan undang – undang kesopanan dan ketertiban umum.

Melakukan kelalaian walaupun telah mendapal peringatan terakhir dan melakukan pekerjaan secara serampa gan / sembarangan yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan.

Memberikan keterangan palsu atau memalsukan keterangan/ dokumen yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan.

Terhadap ketentuan ketentuan tersebut mengakibatkan pemutusan hubungan kerja yang dilaksanakan sesuai prosedur undang – undang No. 13 tahun 2003.

Perselisihan yang mungkin timbul tentang Perjanjian Kerja ini diselesaikan oleh kedua belah pihak secara musyawarah untuk mufakat Dalam hal tidak tercapai penyelesian, kedua belah pihak sepakat memilih tampat kcdudukan hokum yang tetap dan tidak berubah – ubah di Kantor
Dinas Tenaga Kerja setempat.

Perjanjian Kerja ini dibuat dan ditandatangan di Batam pada taflggal : 09 Mei 2016.Oleh kedua pihak secara sadar dan tanpa tekanan apapun dan akan berlaku pada saat dilaksanakannya sampai
berakhirnya perjanjian kerja ini.

Hingga berita ini di muat pihak perusahaan PT.TWC belum berhasil di temui oleh awak media ini untuk mengkonfirmasi tentang alasan apa yang dimiliki sehingga tidak mendaftarkan karyawannya kepesertaan program BPJS dan memberhentikan karyawannya tanpa membayarkan sisa kontrak kerja yang sepatutnya belum berakhir.(ss)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KABID PENGAWASAN DISNAKER KARIMUN : BOS PT TWC MAU BAYAR JAMSOSTEK & SISA KONTRAK KERJA BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGADILAN"