HENDRI MANTAN KASAT SATPOL PP PEMKO BATAM HANYA DI TUNTUT 3 BULAN

Batam, Detik Global News.com – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp.283.000.000,- (Dua ratus delapan puluh tiga juta rupiah) milik saksi Sdr.Alexander dengan tersangka mantan kepala Satpol PP Pemko Batam yaitu Bapak Hendri telah bergulir di meja persidangan pengadilan Negeri Batam untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pada hari Kamis (17/05/2018)

Alexander selaku Direktur Utama PT. Putra Karyasindo Prakarsa mengatakan kepada tim media ini (Amjoi Group) bahwa uang yang di terima oleh terdakwa Sdr.Hendri bersama stafnya sebesar Rp.283.000.000,- untuk biaya pengganti penggusuran rumah liar (ruli) yang berada di lokasi Tanjung Uma Kota Batam dengan luas 52.902,45 M2 yang akan di manfaatkan oleh pihak perusahaan sesuai dengan peruntukkannya.

“Berdasarkan PL Nomor : 970308819 tanggal 16 Desember 1997, bahwa terdakwa sebelumnya telah menyanggupi untuk melakukan pembebasan/mengosongkan  bangunan rumah liar milik warga diatas lahan  perusahaan kami dengan tenggang waktu selama 3 bulan, namun tidak terlaksana  “  ungkap Alexander pada tim media ini.

Dari pantauan tim media ini (Amjoi Group) di kantor Pengadilan Negeri Batam, sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum(JPU) menuntut terdakwa Sdr. Hendri hanya dengan kurungan 3 bulan penjara.

Sementara sebagaimana diatur pada Pasal 372 KUHP, jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan kurungan penjara max 4 tahun, pada hari Kamis (17/05/2018)

Atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum(JPU) Kajari Batam kepada mantan Kasat Satpol PP Pemko Batam cuma 3 bulan tentu menimbulkan pertanyaan di tengah – tengah publik, apakah karena kedua belah pihak sudah melakukan perdamaian dengan mengembalikan sebagian uang sebesar Rp.50.000.000(Lima Puluh Juta Rupiah) menjadi salah satu pertimbangan pihak JPU kepada terdakwa ?

 

 

Sumber : Memo86.com/Amjoi Group.

 

Detik Video