GELPER GALAXY ZONE DI POLIS LINE, SEMENTARA “UTAMA ZONE” TERKESAN DI ISTIMEWAKAN

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Menjelang akhir Tahun 2017, pihak kepolisian Polda Kepri telah berhasil melakukan penegakan hukum disalah satu tempat gelanggang permainan gelper HOLLYWOOD, pada saat itu sangat mengundang perhatian ratusan warga kota Batam yang turut menyaksikan proses penangkapan hingga membawa beberapa barang bukti mesin gelper yang turut diamankan pada saat itu.

Sementara di awal Tahun 2018, berdasarkan informasi yang telah dihimpun awak media ini dari narasumber yang berdomisili disekitaran Botania – Batam Centre menjelaskan, bahwa pihak kepolisian telah kembali mendatangi gelper di Taras Botania ” GALAXY ZONE ” serta berhasil mengamankan para pemainnya hingga dibawa ke kantor polisi pada hari Jumat tanggal 5 Januari 2018, ucapnya pada awak media ini.

” ini bang foto ruko tempat lokasi gelper yang telah dipasangi garis polis line ” ucapnya lagi.

Dia kembali bertanya kepada awak media ini, kenapa ya…hanya gelper ” GALAXY ZONE ” yang di polis line, sementara sampai saat ini masih banyak gelper yang beroperasi, salah satunya ” UTAMA ZONE ” yang mana domisili tempat usahanya sama – sama di sekitaran Botania – Batam Centre,sebutnya pada media ini.

Harapan kita bersama supaya Walikota Batam lebih bijaksana menyikapi kondisi dilapangan dan melakukan kajian ulang terkait penerbitan izin gelper di kantor Dinas DPM – PTSP Pemko Batam,kalau pada akhirnya para pekerja di gelanggang permainan gelper & para pemainnya sewaktu – waktu bisa terjerat permasalahan hukum nantinya.

Sementara saat ini pekerja di gelanggang permainan gelper di perkirakan mencapai ratusan orang hanya dengan mendapatkan gaji/upah sistem harian dan belum tentu kepesertaan karyawan tersebut terdaftar di kantor BPJSTK.

” Bagaimana jika suatu saat para pekerja di gelper tersebut bermasalah dengan hukum, lalu siapakah yang harus bertanggung jawab terhadap nasib mereka nantinya, seperti yang baru – baru ini beberapa lokasi gelanggang permainan gelper digrebek oleh aparat penegak hukum dan sedang menjalani proses hukum di kantor Pengadilan Negeri Batam ” cetusnya pada awak media ini lagi.(tim)

Detik Video