sbsi demo

DISNAKER BATAM : TERJADI DEMONSTRASI 4 TUNTUTAN KARYAWAN PT.STARTMARA PRATAMA

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Pegawai Disnaker kota Batam bapak Tukiman menjelaskan pada awak media pada hari Kamis (19/10/2017)bahwa ada 4 tuntutan karyawan terhadap PT.Startmara Pratama antara lain :

– pemutusan hubungan kerja(PHK)
– Perjanjian kontrak kerja
– Kerja lembur tidak dibayar
– Slip gaji, setiap gajian pihak perusahaan tidak pernah memberikan slip gaji

Pak Tukiman juga menjelaskan Sebenarnya masalah ini sudah kita tangani di Disnaker artinya yang di PHK itu sudah kita berikan anjuran supaya pihak perusahaan membayarkan pasangon.

Terkait masalah jam kerja lembur dan PWT itu supaya dilakukan perubahan karena menurut mereka dia sudah lama bekerja ada yang 14 Tahun bahkan 15 tahun dan mereka statusnya masih kontrak – kontrak terus supaya dijadikan permanen karena sudah terlalu lama bekerja di perusahaan tersebut.

Kemudian sisa jam kerja itu seharusnya pihak perusahaan membayarkan itu dan yang ketiganya itu slip gajinya setiap gajian di berikanlah kepada karyawan.

” Tadi kita sudah diskusi dengan pihak perusahaan setelah PHK ini pada dasarnya akan dibayarkan, cuma menunggu waktu dan inilah yang mau kita ketemu dengan pihak perusahaan berapa lama untuk jangka pembayarannya ” tanya Tukiman.

Sebelumnya juga kita sudah memberikan pandangan – pandangan pada perusahaan, hari ini mereka lagi diluar nih…lagi miting katanya, makanya kami dari Disnaker lagi menunggu pihak perusahaan ngak tau sampai jam berapa ? tanya Tukiman bersama kepala Disnaker kota Batam.

” Memang pernah kita lakukan pemanggilan kepada perusahaan tersebut namun mereka cuma sekali datang, orang itu gonta gantikan, sebenarnya buat kami berpedoman pada surat anjuran itu ” kata Tukiman.

Kalau Rio itu menurut mereka melakukan suatu kesalahan, sekarang si Rio itu mau dimutasi ke Tanjung Pinang dan dia tidak mau, ada tidak masuk kan… akhirnya pihak perusahaan menganggap mengundurkan diri, kalau jumlah karyawan ada sekitar 300 orang, jelasnya.

Ketika ditanya apakah pihak perusahaan tidak pernah melaporkan terkait peraturan perusahaan ke kantor Disnaker, pak Tukiman menjawab bahwa masalah itu bidang kepengawasan ketenagakerjaan Propinsi Kepri yang lebih tau, ucap pak Tukiman.(ss)

Detik Video

BANNER