DISNAKER BATAM DIHADIAHI KERANDA MAYAT & SE-EKOR BEBEK BETINA

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) kembali melakukan unjuk rasa ke kantor Disnaker kota Batam pada hari Selesa(05/12/2017) atas kekecewaan mereka terhadap PT.PAN BARUNA & PT STATMARA PRATAMA belum memiliki etikad baik untuk menyelesaikan segala sengketa perburuhan yang dialami puluhan karyawan sesuai dengan Undang – Undang ketenagakerjaan nomor 13 Tahun 2003.

Aksi unjuk rasa ini kami lakukan sebagai tidak lanjut karena pihak perusahaan tidak bersedia menyelesaikan dan membayar kan hak – hak karyawan nya.Menyikapi hal ini kami dari serikat SBSI di kota Batam mendesak kinerja & fungsi pejabat Disnaker agar bekerja secara profesional sesuai dengan fungsi nya, sehingga setiap pekerjaan itu berhak untuk mendapatkan hak nya, kata Jhonner Sirait ketua SBSI kota Batam.

” Kami sangat berharap kepada Disnaker kota Batam agar segera mengatensi aksi unjuk rasa yang kami lakukan saat ini, jika tidak kami pun bisa melakukan aksi demonstrasi yang lebih besar lagi ” tegas nya.

Jhonner Sirait selaku ketua SBSI Batam menambahkan, sebenar nya kami tidak pernah menginginkan seperti ini, tetapi akibat ketertutupan pihak PT.PAN BARUNA & PT STATMARA PRATAMA seakan – akan Undang – Undang ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 mereka kangkangi, tentu dalam hal ini di minta ketegasan dari pemerintah kota Batam khususnya yang membidangi ketenagakerjaan bisa memberikan kepastian dan jaminan untuk memperoleh hak karyawan yang di pekerjakan di setiap perusahaan, ucap Jhonner Sirait lagi.

Ditempat kantor Disnaker Kota Batam para pihak buruh yang mengadakan aksi damai meminta Kadis Disnaker Kota Batam Rudi Sakirty supaya menemui para buruh yang mengadakan aksi damai, selang tiga jam maka Kadis Disnaker memenuhi permintaan para buruh dan dianya datang dan menyalami buruh yang mendemonya.

diselah – selah pertemuan Kadis Disnaker dengan para buruh terjadi dialog yang sangat alot, perwakilan buruh Rio F. Napitupuluh memaparkan penderitaan mereka, dan Rio meminta penegasan terhadap Rudi supaya betul – betul melakukan tindakan terhadap perusahaan yang mengintimidasi semua karyawan yang bekerja di dua perusahaan itu, PT. PAN BARUNA dan PT. STARTMARA.

Dikatakan Rio, kami sudah sangat menderita, kami tidak mau permasalahan kami diselesaikan di PHI Tanjung Pinang, karena kami butuh kejelasan dari Disnaker Kota Batam, jangan pak Rudi selalu mengatakan sudah bekerja sesuai dengan mekanisme hukum kami tidak butuh dengan jawaban seperti itu, dan pak Rudi harus menjawabnya.

Dengan wajah tersenyum Rudi menjawab semua keseluruhan – keluhan buruh yang mendemonya, saya sudah bekerja sesuai dengan aturan dan perundang – undangan yang berlaku di negara kita ini, dan saya sudah berapa kali mengadakan pertemuan dengan pihak perusahaan namun saya selalu dicuweki, apa tidak sedih perasaan, tidak dihargainya saya, itu realita yang saya rasakan, justru itu anjuran sudah saya keluarkan sebatas itulah yang bisa saya kerjakan sesuai dengan peraturan.

Dan lanjut Rudi, kalau dulu ya… bisa kita tekan perusahaan yang tidak mengindahkan peraturan karena bagian pengawasan masih dibawah Dinas tenaga kerja kota Batam jadi kepengawasan sekarang sudah di Disnaker Provinsi Kepri dibawah kepemimpinan bapak Tagor Napitupuluh, saya pun terhadap kepengawasan ketenagakerjaan cuma bisa minta tolong dan kordinasi dan tidak bisa lagi perintah dari saya, namun percayalah kami akan mengadakan upaya menyelesaikan permasalahan ini melalui pengawas ketenagakerjaan Provinsi Kepri,ucapnya.

Selesai Rudi berujar maka Ketua DPC SBSI Kota Batam Jhonner Sirait dengan Sekertaris nya Rio F. Napitupuluh, SH menyerahkan se-ekor Bebek Entok Betina kepada Kadis Disnaker Kota Batam pak Rudi, dan Jhonner pun mengatakan Bebek ini sebagai simbol kinerja Disnaker Kota Batam lambat seperti jalannya bebek ini, bebek ini jalannya lambat makannya banyak beraknya pun banyak, dengan penyerahan bebek ini harapan kami Disnaker Kota Batam yang di kepalai oleh pak Rudi harus sigap untuk menangani permasalahan buruh sekali dua puluh empat jam, dan pak Rudi pun menerima bebek tersebut dengan mengucapkan terimakasih.(ss/amjoi)

Detik Video