CONTRACTOR LOKAL MENGAKU TERHUTANG RATUSAN JUTA RUPIAH ” PERBAIKAN DRAINASE AIR SIDE BANDARA BATAM

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.com – Nasib berkata lain salah seorang kontraktor lokal berinisial JS mengalami hutang mencapai ratusan juta rupiah kepada pihak penyedia alat berat,Damtruk dan material serta untuk pembayaran gaji para pekerja, dimana beliau mencoba menekuni sebuah pekerjaan proyek ” Perbaikan Drainase Air Side ” didalam lokasi Bandara udara Hang Nadim kota Batam belum kunjung dibayarkan oleh pihak BP Batam.

Berinisial JS (19/07/2017) menjelaskan pada media ini bahwa pekerjaan ini dia dapatkan dari salah seorang pegawai bandara udara Hang Nadim kota Batam rincian anggaran belanja kegiatan tahun 2016 dengan nomor kode 5125.003 yaitu : alokasi dana sebesar Rp.175.000.000.-seperti arsip/berkas salinan foto copy yang di berikan pada saya.

” BOQ yang diterima dari pak Parlindungan Pasaribu sebagai tekhnik landasan bandara udara Hang Nadim Batam, dan pekerjaan tersebut berhasil dikerjakan hingga selesai pada bulan Desember 2016 ” ucapnya pada media ini.

Pada tahun 2017 salah seorang pegawai Bandara udara Hang Nadim Batam memberikan revisi bahwa anggaran pekerjaan ” Perbaikan Drainase Air Side ” mengalami perubahan nilai mata anggaran yaitu dari sebelumnya Rp.175.000.000.- berubah menjadi Rp.147.273.000.- dan hal ini juga tidak pernah saya permasalahkan.

Yang menjadi pertanyaan buat saya, kenapa sampai saat ini invoice tagihan pekerjaan yang saya ajukan sampai saat ini belum di bayarkan oleh pihak BP Batam,kenapa bapak Dendi Gustinandar,SE.MM baru sekarang angkat bicara dan mengatakan bahwa ” tidak ada pekerjaan itu di bandara, dan tidak pernah membaca laporannya ” menurut saya ini sangat aneh dan tidak masuk akal.

” Bagaimana mungkin saya diperbolehkan memasukan alat – alat berat, lori Damtruk serta material lainnya kelokasi bandara, apalagi melakukan sebuah pekerjaan tanpa diketahui oleh pejabat disana, apakah itu mungkin ? Sepengetahuan saya penjagaan memasuki lokasi bandara sangatlah ketat, kok sekarang malah pekerjaan itu dibilang tidak ada, ada apa ini” tanya beliau pada media ini.

Terkait kejadian ini saya juga sudah pernah menyurati Bapak Suwarso,SE sebagai General Manager Operasional BUBU Hang Nadim Batam pada tanggal 16 Mei 2017 lengkap dengan tanda terima, tetapi sampai hari ini beliau belum memberikan respon yang baik, ungkapnya.(ss)

Detik Video

BANNER