BP Batam : “Saya Ambil Langkah Untuk Panggil Perusahaan Pihak Penggarap Lahan”

Batam, Detik Global News.com – Siapa pun yang akan menjadi pimpinan di BP Batam sepertinya persoalan lahan atas garapan oleh pihak perusahaan dengan menjadikan kavling Siap Bangun (KSB) untuk di perjualbelikan dengan harga kian melambung tinggi sangat sulit di hentikan bahkan di lakukan penegakan hukum terhadap para pelaku.

“Saya ambil langkah untuk panggil perusahaan pihakĀ  yang menggarap lahan di wilayah Tanjung Buntung kecamatan Bengkong” Ujar salah seorang pejabat tinggi di BP Batam.

Beliau menambahkan ternyata pematangan lahan di daerah Tanjung Buntung kecamatan Bengkong sama sekali tidak ada ijin, pungkasnya.

” Orang lahan sudah saya panggil”ungkapnya lagi dengan tegas.

Dia mengatakan Mohon waktu ya… bang saya ambil langkah, Barusan anak – anakĀ  kantor lahan saya panggil,cetusnya.

“Banyak permasalahan KSB yang tidak punya ijin, terangnya.

Dari pantauan dan investigasi awak media ini di lokasi Tanjung Buntung (02/10) pengerjaan penggalian tanah bukit masih terlihat sejumlah alat berat dan puluhan mobil Damtruk lalu lalang melangsir tanah ke araeal salah satu lahan milik pengusaha yang di duga milik birinisial AB.

Harga Kaling Siap Bangun (KSB) di lokasi Tanjung Buntung bervariasi, kalau ukuran 6m x 10m harganya Rp.23.000.000,- dan jika ukuran 8m x 12m harganya Rp 35.000.000/Kavling, ujar salah seorang warga yang sedang tahap melakukan pembangunan di atas Kavling tersebut.(SS)

 

 

Detik Video