surat pengaduan ke BP Batam

BP BATAM BUNGKAM ” PRAKTEK JUAL – BELI LAHAN ” DI BIARKAN MERAJALELA

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Beberapa waktu yang lalu BP Batam sudah pernah menjadi sorotan publik terkait adanya dugaan praktek mafia lahan di instansi tersebut.Tentu mendengar issu… yang berkembang di kalangan masyarakat maupun pengusaha dikota Batam, pemerintah pusat merespon kian begitu cepat, bahkan melakukan upaya perbaikan dan pembenahan hingga pergantian kepala BP Batam serta pejabat – pejabat lainnya, bahkan saat itu juga melalui pemerintah pusat telah menurunkan tim aparat penegak hukum untuk melakukan audit terkait kinerja pegawai di BP Batam, tetapi pada kenyataannya hasil audit tersebut menuai pertanyaan.

Dari penelusuran dan investigasi tim media ini dilapangan telah ditemukan beberapa perusahaan raksasa yang mendapatkan pengalokasian lahan dari BP Batam, terlihat perusahaan tersebut melakukan praktek jual – beli lahan/kavling kepada masyarakat dengan harga Rp.285.000/m2 – Rp 700.000/m2.

Padahal berdasarkan surat pengajuan pemohon kepada BP Batam untuk mendapatkan pengalokasian lahan ada sebuah cap/tulisan ” IZIN PRINSIP INI TIDAK DAPAT DIPERJUAL BELIKAN, BARANG SIAPA YANG MELAKUKAN AKAN DITUNTUT SECARA HUKUM DAN PRINSIPNYA AKAN DICABUT KEMBALI ”

Kami warga Kampung Belimbing sudah pernah menyurati BP Batam, terkait mahalnya nilai jual tanah/kavling yang di bebankan kepada masyarakat yaitu sebesar Rp 285000/m2 – Rp 700.000/m2, tetapi sampai saat ini BP Batam belum memberikan balasan atas surat kami tersebut, ucap salah seorang berinisial TN.

Beberapa waktu yang lalu media ini mencoba mendatangi kantor kehumasan BP Batam untuk mempertanyakan apakah lahan yang telah dialokasikan BP Batam kepada pihak perusahaan sawasta bisa diperjual belikan kepada masyarakat dengan haraga semena – mena, salah seorang pegawai dikantor tersebut mengatakan ” tolong dibuatkan surat konfirmasi tertulis ” ucapnya.(ss/amjoi)

Detik Video

BANNER