BENARKAH BRIGHT PLN BATAM RUGI, ATAU INI UNTUK PENYESUAIAN HARGA

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Terjadinya gejolak pemadaman listrik secara bergulir baru – baru ini ternyata mendapat protes dari berbagai kalangan masyarakat di kota Batam, dimana Bright PLN Batam menyebutkan bahwa pihak nya telah mengalami kerugian, sehingga rencana kenaikan tarif dasar listrik yaitu sebesar 15 persen seolah – olah terlalu di paksakan tanpa melihat kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang lesu.

Tentu masyarakat kota Batam banyak menyuarakan agar kerugian Bright PLN Batam segera diaudit oleh lembaga terkait dan dibuka secara transparan, atau jangan – jangan rencana kenaikan tarif dasar listrik 15 persen hanya untuk penyesuaian harga tarif listrik nasional.

Pak Purba salah satu warga Telaga Punggur pada hari Selasa (19/09/2017) menyebutkan bahwa Bright PLN Batam selama ini telah banyak melakukan pungutan biaya administrasi atau biaya denda kepada para pelanggannya, diluar dari biaya penyambungan meteran baru seperti :

– Biaya Perubahan Penambahan daya listrik
– Biaya Pemindahan meteran (tera) listrik saat pelanggan melakukan renovasi bangunan
– Biaya Pemasangan meteran listrik kembali setelah bangunan selesai direnovasi
– Biaya Pemberlakuan denda jika terjadi keterlambatan pembayaran
– Dan lain – lain.

Jika Bright PLN Batam mengatakan pihak perusahaannya mengalami kerugian bisa – bisa saja, tetapi harus di buktikan dengan fakta kebenarannya.

” Coba kita lihat mobil operasional seluruh pegawai Bright PLN Batam, rata – rata menggunakan mobil mewah, apakah ini bukan sesuatu pemborosan biaya, belum lagi mobil mewah milik pribadi para masing – masing stafnya ” ucap pak Purba.

Masih kata dia, kami sebagai masyarakat kota Batam tidak akan menolak rencana kenaikan tarif dasar listrik sebesar 15 persen, asalkan kerugian Bright PLN Batam itu benar – benar bisa dibuktikan dengan nyata,kita juga ingin tahu apa – apa saja selama ini yang sudah menjadi asset Bright PLN Batam dan berapa jumlah seluruh pegawainya serta berapa jumlah perusahaan sebagai mitra kerjanya sejak perusahaan tersebut beroperasi di kota Batam, tutupnya.(ss/Amjoi)

Detik Video