AKIBAT KEMISKINAN RAPOR ANAK SD TERTAHAN

BATAM,DETIKGLOBALNEWS.COM – Ternyata masih ada ditemukan yayasan sekolah swasta di kota Batam memperlakukan muridnya tidak sama dengan murid – murid yang lainnya, di mana pada awal bulan Desember 2017, seluruh orang tua wali murid di wajibkan untuk melunasi uang sekolah.Salah satu yayasan sekolah Dasar (SD) yang berada di kelurahan Sadai kecamatan Bengkong memberlakukan sistem,bagi orang tua yang belum melunasi pembayaran uang sekolah anaknya kartu peserta ujian akan terancam tidak di berikan bahkan di saat pembagian rapor pihak sekolah tidak memberikan.

Simon orang tua murid berkeluh kesan pada detikglobalnews.com,bahwa dirinya selama ini selalu berusaha untuk mencari pekerjaan agar bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak – anak, tetapi nasib berkata lain dengan kondisi lesunya perekonomian kota Batam saat ini pekerjaan tidak kunjung saya dapatkan, dan akhirnya saya pun mencari kerja serabutan yang penting bisa untuk menghidupi keluarga sementara waktu, ucapnya.

Dia mengatakan, anak saya pernah mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP), tetapi itu cuma beberapa bulan saja, setelah itu tidak ada lagi, padahal dengan adanya Kartu Indonesia Pintar biaya uang sekolah setiap bulannya bisa terbayarkan, setelah itu di tiadakan uang sekolah anak sering menunggak pembayarannya bahkan tahun ini rapor anak saya tidak di berikan oleh pihak sekolah.

Harapan saya kepada pemerintah khususnya Dinas pendidikan kota Batam supaya proaktif melakukan survei kesekolah – sekolah swasta serta menyalurkan Kartu Indonesia Pintar tepat sasaran dan bisa memberikan solusi agar anak – anak kami mendapatkan perlakuan yang sama dengan anak yang lainnya dari pihak sekolah.pintanya Simon.

Sementara saat media detikglobalnews.com mencoba mencari tahu keberadaan kehidupan keluarga Simon kepada Rukun Tetangga (RT) setempat yang tidak bersedia namanya di publikasikan mengatakan, saat pendataan ulang kemarin pak nama yang bersangkutan sudah saya ajukan ke kantor kelurahan Sadai, kecamatan Bengkong bahwa keluarga ini adalah warga miskin, namun saya juga tidak tau apa masalahnya nama yang bersangkutan tidak muncul sesuai data dari kantor Dinas Sosial.

” Kalau bapak tidak percaya datanya sudah masuk ke kantor kelurahan Sadai, silahkan di cek kesana, kalau terkait rapor anaknya yang tidak di berikan oleh pihak sekolah saya sudah sarankan agar diminta surat keterangan dari pihak sekolah setelah itu akan saya sampaikan kepada kelurahan mudah – mudahan secepatnya ada solusinya, ucap RT tersebut yang meminta namanya di rahasiakan.(ss)

Detik Video